URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Semangat warga bulan dana PMI terbilang tinggi dalam melaksanakan bulan dana PMI terbilang tinggi. Pada pelaksanaan tahun 2022 lalu, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari Rp 1,4 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 41 persen dibandingkan tahun 2021.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dana PMI Meningkat 41 Persen, Bukti Warga Kabupaten Semarang Miliki Semangat Kemanusiaan Tinggi

Dana PMI Meningkat 41 Persen, Bukti Warga Kabupaten Semarang Miliki Semangat Kemanusiaan Tinggi

Dana PMI Meningkat 41 Persen, Bukti Warga Kabupaten Semarang Miliki Semangat Kemanusiaan Tinggi

Penyerahan Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang tahun 2022 sekaligus Musker PMI tahun 2023 di Griya Yodesia, Kecamatan Bergas, Senin (20/3/2023).

(Foto/IST)

Penyerahan Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang tahun 2022 sekaligus Musker PMI tahun 2023 di Griya Yodesia, Kecamatan Bergas, Senin (20/3/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Semangat warga Kabupaten Semarang dalam melaksanakan bulan dana PMI terbilang tinggi. Pada pelaksanaan tahun 2022 lalu, dana yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari Rp 1,4 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 41 persen dibandingkan tahun 2021.

Ketua PMI Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto saat membacakan sambutan Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pencapaian bulan dana PMI yang terus meningkat setiap tahunnya menjadi penanda semangat kemanusiaan di kalangan masyarakat tetap terjaga.

“Pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu ternyata tidak menyurutkan semangat mendukung program kemanusiaan PMI. Kerja keras segenap jajaran PMI dan partisipasi penuh masyarakat menjadikan bulan dana PMI berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya pada acara penyerahan hasil bulan dana PMI di Griya Yodesia, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (20/3/2023).

Sedangkan terkait pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) PMI 2023, para pengurus diimbau untuk dapat merumuskan program kerja tepat guna dan sasaran.

“Sehingga mutu kinerja PMI di bidang kemanusiaan terus berkembang baik dari tahun ke tahun,” paparnya.

Sementara Wakil Ketua PMI Kabupaten Semarang Heru Subroto menyampaikan bulan dana PMI dimaksudkan untuk menggugah rasa kesetiakawanan sosial masyarakat guna membantu sesama. Partisipasi dalam bulan dana menjadi wujud dukungan terhadap berbagai program kerja PMI di bidang kemanusiaan.

“Termasuk penanganan pandemi Covid-19 dan bencana alam serta pelatihan tenaga sukarelawan kepalangmerahan,” ungkapnya.

Heru melanjutkan, dukungan dan partisipasi penuh masyarakat dalam mendukung program bulan dana PMI tak lepas dari komunikasi yang intensif dengan 17 kelompok kerja.

“Ini membuktikan semangat kemanusiaan dan jiwa sosial masyarakat dalam membantu sesama masih tinggi,” bebernya.

Untuk diketahui, pada kesempatan itu pula diserahkan secara simbolis bantuan kepada 41 warga korban bencana. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi