URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Nasib tragis yang menimpa Sutrisno, seorang sopir taksi daring di Jakarta Utara. Sutrisno kehilangan mobilnya setelah menerima orderan tanpa aplikasi dari seorang pelanggan tak dikenal. Polsek Getasan sedang menangani kasus ini, sementara Sutrisno merugi sebesar Rp110 juta karena kehilangan Toyota Avanza-nya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dapat Orderan Offline, Driver Taksi Daring Ini Justru Kehilangan Mobilnya

Dapat Orderan Offline, Driver Taksi Daring Ini Justru Kehilangan Mobilnya

Dapat Orderan Offline, Driver Taksi Daring Ini Justru Kehilangan Mobilnya

Ilustrasi
Ilustrasi
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Nasib apes dialami oleh Sutrisno (62), seorang warga Koja, Jakarta Utara. Ia yang berprofesi sebagai sopir taksi daring ini justru harus kehilangan mobilnya usai mendapatkan orderan offline (tanpa aplikasi).

Disampaikan oleh Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto, kejadian itu bermula saat korban diminta mengantarkan seseorang tak dikenal ke daerah Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (17/5/2023) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Antara korban dan pelaku tidak saling kenal, keduanya bertemu di Kota Salatiga. Karena orderan sepi, korban menerima orderan pelaku tanpa aplikasi,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (25/5/2023).

Setelah menerima tawaran pelaku, keduanya menuju salah satu hotel di daerah Kopeng. Sesampainya di sana, pelaku menyampaikan kepada korban untuk meminjam mobilnya dan akan menjemput salah satu pegawainya di sekitar hotel tersebut.

“Lama ditunggu, pelaku tidak kunjung datang. Akhirnya korban dibantu petugas hotel mendatangi Polsek Getasan untuk melaporkan kejadian tersebut,” jelasnya.

Namun karena dokumen kelengkapan kendaraan berupa BPKB dan STNK tidak ada, korban baru membuat laporan kembali pada Selasa (23/5/2023). Saat ini kejadian tersebut sedang dalam penanganan pihak Polsek Getasan. Sementara korban kehilangan 1 unit mobil Toyota Avanza senilai Rp110 juta. (win)

BACA JUGA :

Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029