URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sayur Organik Merbabu (SOM) ini membudidayakan berbagi sayur organik yang berlokasi di Sidomukti, Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sayur organik relatif memiliki harga yang stabil dibandingkan sayur non organik

Mbak Google

KABAR RASIKA

Datang ke Kopeng, Menteri Perdagangan Dukung Pemanfaatan Teknologi Ramah Lingkungan Demi Stabilitas Pangan Nasional

Datang ke Kopeng, Menteri Perdagangan Dukung Pemanfaatan Teknologi Ramah Lingkungan Demi Stabilitas Pangan Nasional

Datang ke Kopeng, Menteri Perdagangan Dukung Pemanfaatan Teknologi Ramah Lingkungan Demi Stabilitas Pangan Nasional

Mentri perdagangan saat melihat dari dekat SOM
Mentri perdagangan saat melihat dari dekat SOM
featured-img

Sayur organik relatif memiliki harga yang stabil dibandingkan sayur non organik. Seperti halnya Sayur Organik Merbabu (SOM) ini membudidayakan berbagi sayur organik yang berlokasi di Sidomukti, Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Ketua SOM, Shofyan Adi (27) mengatakan bahwa dalam pertanian organik itu ada tiga filosofi yang diterapkan oleh para petani organik.

“Filosofi ini antara lain sehat, ramah lingkungan, berkeadilan,” kata Shofyan Rabu (27/7/2022).

Pihaknya mencoba agar para petani organik ini mendapatkan keuntungan dan disisi lain konsumen mendapatkan harga terjangkau. Sehingga dalam kondisi seperti sekarang, dimana harga sayur non organik naik turun tetapi sayur organik tetap stabil.

“Petani tersenyum dan konsumen juga tersenyum,” ungkapnya.

Sayur organik ini juga dapat diserang oleh hama dan berdampak seperti sayur non organik lainnya.

“Sayuran organik ini dari segi kualitas bagus, dan juga lebih tahan dari serangan hama penyakit,” jelasnya.

“Jadi dalam kondisi seperti cabe yang patek atau virus kuning di tempat kami ada tetapi persentasenya lebih kecil dibandingkan para petani non organik,” imbuhnya.

Selain itu, beberapa jenis sayuran yang dibudidayakan SOM yakni cabe, salad, selada hijau, wortel, tomat dan lainnya ada sekitar 50 jenis sayur.

“Untuk sayur organik ditempat kami antara 10 ribu sampai 60 ribu per kg tergantung komoditasnya,” paparnya.

“Serta segment pasar kami yakni konsumen menengah keatas,” tambahnya.

Untuk menjaga kualitas sayur organik, pihaknya menggunakan teknologi Plasma Ozone.

“Ada tim Internal Control System (ICS) jadi teman-teman mengontrol anggota petani agar menanam tanpa menggunakan pupuk kimia,”

“Ada juga teknologi Plasma Ozone yakni untuk membunuh mikroorganisme pembusuk dan mereduksi pestisida,” imbuhnya.

Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan media

Sementara itu, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengaku bahwa teknologi plasma ramah lingkungan sebagai salah satu solusi untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah.

Tidak hanya itu saja, teknologi plasma ozone ini juga meminimalisir pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur penyebab pembusukan pada sayur maupun buah serta mengurangi pestisida yang menempel pada sayur dan buah.

“Teknologi yang dimanfaatkan petani SOM ini bisa mengawetkan sayuran lebih dari dua bulan, cabai yang dipanen seminggu cepat busuk, tapi kalau dicuci dulu dengan air yang sudah diozonisasi bisa awet hingga dua bulan, bisa sangat membantu,” kata Zulkifli Hasan.

Teknologi ini juga secara tidak langsung dapat menstabilkan harga sayur-sayuran.
“Jadi kalau bisa Awet dua bulan, saya kira harga cabai bisa stabil,” jelasnya

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved