URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang telah menyediakan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) modern untuk mendukung produktivitas petani di empat kecamatan sekitar Danau Rawa Pening, yaitu Tuntang, Bawen, Ambarawa, dan Banyubiru, pada program yang didanai APBD Kabupaten Semarang sebesar Rp1,89 miliar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dispertanikap Kabupaten Semarang Sediakan Alsintan Modern untuk Petani di Sekitar Rawa Pening

Dispertanikap Kabupaten Semarang Sediakan Alsintan Modern untuk Petani di Sekitar Rawa Pening

Dispertanikap Kabupaten Semarang Sediakan Alsintan Modern untuk Petani di Sekitar Rawa Pening

Petugas sedang ‘unboxing’ drone penyemprot pestisida, bantuan dari Dispertanikap Kabupaten Semarang di BPP Tuntang, baru-baru ini. Foto: win
Petugas sedang ‘unboxing’ drone penyemprot pestisida, bantuan dari Dispertanikap Kabupaten Semarang di BPP Tuntang, baru-baru ini. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang telah menyediakan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) modern untuk mendukung produktivitas petani di empat kecamatan sekitar Danau Rawa Pening. Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses tanam dan panen padi serta meringankan pekerjaan petani.

Alat-alat yang disediakan mencakup drone penyemprot pestisida, mini combine harvester, rice transplanter, hand tractor, power weeder, hand sprayer elektrik, dan lainnya. Alat-alat tersebut didistribusikan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di empat kecamatan, yaitu Tuntang, Bawen, Ambarawa, dan Banyubiru.

Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Semarang sebesar Rp1,89 miliar. Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Edy Sukarno, menyatakan bahwa program ini ditujukan untuk wilayah penyangga tanaman pangan.

“Sebagian besar petani kita berusia di atas 45 tahun, sekitar 77,8 persen. Dengan alsintan ini, kami berharap proses tanam dan panen menjadi lebih mudah, serta memotivasi generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian,” ujar Edy seusai penyerahan alsintan di BPP Tuntang, belum lama ini.

Menurut Edy, efisiensi proses produksi padi dengan alsintan dapat meningkat hingga 30 persen, sementara waktu tanam-panen bisa dipercepat hingga 80 persen dibanding metode manual. Penggunaan alsintan juga mampu mengurangi margin kerugian hasil panen sekitar lima persen.

Salah satu inovasi unggulan adalah penggunaan drone penyemprot pestisida. Dispertanikap telah menyediakan empat unit drone untuk masing-masing BPP. Setiap drone berkapasitas 16 liter cairan pestisida dan mampu menjangkau area seluas enam hektare dalam waktu 20 menit.

“Nanti akan ada pelatihan bagi operatornya, karena memerlukan kemampuan dan keahlian khusus untuk menerbangkan drone,” jelasnya.

Ke depan, tujuh kecamatan lain di Kabupaten Semarang juga akan menerima alsintan modern melalui APBD 2025.

Seorang petani Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Ismail Saleh, menyambut baik kehadiran alsintan modern, terutama drone. Ia mengungkapkan bahwa selama ini penyemprotan pestisida secara manual menjadi kendala berat bagi petani.

“Setiap 10 hari, kami harus menyemprot lahan dengan menggendong tangki cairan di medan yang gembur. Ini pekerjaan yang sangat berat,” ujar Ismail.

Ia juga menyebut sebagian petani di sekitar Rawa Pening telah menggunakan alat modern seperti combine harvester dan traktor, meski masih banyak yang mengandalkan metode manual.

“Di daerah kami, dari total 200 hektare sawah sekitar 20-30 hektare telah menerapkan metode tanam padi sehat atau organik,” kata dia.

Program modernisasi alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian di Kabupaten Semarang. (win)

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved