KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Daya Tampung Penuh, Pemkab Semarang Berencana Buka Lahan Baru Gantikan TPA Blondo

Daya Tampung Penuh, Pemkab Semarang Berencana Buka Lahan Baru Gantikan TPA Blondo

Daya Tampung Penuh, Pemkab Semarang Berencana Buka Lahan Baru Gantikan TPA Blondo

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berencana membuat tempat pembuangan akhir (TPA) sampah untuk menggantikan TPA Blondo yang berada di Merakrejo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Pasalnya, kondisi TPA komunal itu telah penuh bahkan melebihi kapasitas daya tampung maksimalnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Semarang, produksi sampah di Bumi Serasi mencapai 523 ton per hari. Sedangkan dari jumlah tersebut, hanya sekitar 200 ton atau 37 persen sampah yang mampu ditampung di TPA Blondo seluas 5 hektare itu.

“Pemkab Semarang telah mengajukan permohonan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menggunakan lahan kehutanan mengganti TPA Blondo,” ujar Kepala DLHK Kabupaten Semarang Heru Purwantoro di Ungaran, Selasa (15/8/2023).

Dijelaskan Heru, fasilitas pembuangan akhir sampah yang dibangun tahun 2009 itu sebenarnya hanya untuk jangka waktu 10 tahun. Artinya, batas penggunaan seharusnya berakhir pada 2019 lalu.

“Akan tetapi hingga empat tahun terakhir TPA Blondo masih dioperasionalkan,” kata Heru.

Terkait pengajuan permohonan untuk menggunakan lahan kehutanan sebagai TPA yang baru, KLHK sudah memberikan sinyal ‘lampu hijau’. Sehingga Pemkab Semarang langsung mengambil langkah pemetaan lahan kehutanan yang ada. meminta peta petak lahan kehutanan

“Bupati Semarang telah mengajukan permintaan lahan kehutanan hingga 20 hektare, tetapi yang disetujui 10 hektare. Luasan itu juga akan digunakan untuk membuat Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT),” lanjutnya.

Selain upaya pemindahan itu, Heru menambahkan, Pemkab Semarang juga telah memperbanyak tempat penampungan sampah reuse, reduce dan recycle (TPS3R) di sejumlah kecamatan. Dari delapan TPS3R sebelumnya, hingga saat ini sudah ada 30 TPS3R yang pendanaannya bersumber dari bantuan keuangan (bankeu) provinsi dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kami juga berdayakan 167 bank sampah yang ada. 149 di antaranya telah terintegrasi dalam aplikasi Sistem Pengelolaan Sampah (Silopah),” bebernya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang