URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peringatan Hari Koperasi ke-78 di aula Agro Wisata PT Sidomuncul, Bergas, pada Rabu, 16 Juli 2025, menjadi momentum bagi Bupati Semarang Ngesti Nugraha untuk menekankan pentingnya sinergi antara Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan dengan koperasi konvensional dalam mendorong kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dekopinda Gelar Sarasehan, Sinergikan Koperasi Konvensional dan Merah Putih

Dekopinda Gelar Sarasehan, Sinergikan Koperasi Konvensional dan Merah Putih

Dekopinda Gelar Sarasehan, Sinergikan Koperasi Konvensional dan Merah Putih

Bupati Semarang saat serahkan potongan tumpeng kepada ketua Dekopinda, Samsul Ridwan
featured-img

RASIKAFM.COM | BERGAS – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus bersinergi dengan koperasi yang telah berdiri/ konvensional. Hal itu untuk lebih mendorong kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menegaskan hal itu saat Peringatan Hari Koperasi ke-78 di aula Agro Wisata PT Sidomuncul , Bergas , Rabu (16/7/2025) sore.

”Semoga koperasi di Kabupaten Semarang semakin berkembang dan lebih memberi kemakmuran untuk anggota dan warga,” harap Bupati Ngesti Nugraha yang menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Dekopinda Kabupaten Semarang, Samsul Ridwan, kemarin.

Kepala Diskumperindag Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan saat ini sudah terbentuk 235 Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih dan telah berbadan hukum. Selain itu, ada 220 koperasi konvenssioanl yang masih aktif. Dari jumlah tersebut, hanya 115 yang aktif melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) sebagai pertanggungjawaban kinerja pengurus.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Semarang, Samsul Ridwan menjelaskan, rangkaian peringatan Hari Koperasi tersebut diisi dengan penguatan koperasi yang sudah ada, dan menyambut koperasi Merah Putih.

”Sarasehan dan seminar yang diikuti 300-an koperasi lama dan Merah Putih ini baru pemanasan. Kami ingin menyatukan koperasi konvensional dengan koperasi Merah Putih, agar tak ada persaingan,” tuturnya.

Menurut Samsul, kegiatan menyambut Koperasi Merah Putih akan dilaksanakan pada Minggu 10 Agustus 2025 di Lapangan Wujil, yang akan diikuti sekitar 2.000 orang. ”Acaranya lebih banyak fun, menyanyi, dan pembagian doorprize untuk lebih mengakrabkan koperasi,” jelasnya.

Samsul berharap, koperasi tak hanya andalkan usaha simpan pinjam. Harus ada koperasi yang dibanggakan yang belum ditemukan di Kabupaten Semarang. ”Harus ada koperasi yang besar seperti di daerah lain yang mengelola sector jasa, transportasi, dan sebagainya. KSP sangat rawan. Sebagian besar masalah koperasi identik dengan KSP yang bermasalah.

Dalam seminar tersebut juga dihadiri politisi senior Rahmat Shah, akademisi Prof Walid, pendiri KSP Arta Prima HM Nurzubaedi, ketua panitia Bambang Supartoko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang Suyadi, serta tamu undangan lainnya.

Prof Walid mengatakan, banyak pelanggaran KSP dan nasabah tergiur dengan bunga tinggi. ”Misal diiming-imingi bunga 10 persen. Jika menyimpan Rp 1 miliar dapat Rp 100 juta per bulan. Bulan pertama, kedua, dan ketiga dikasih. Begitu bulan keempat pihak KSP kabur,” ungkapnya.

Samsul Ridwan saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved