URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi, mengadakan temu tani se-Jawa Tengah di Dusun Gintungan, Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Senin malam, 30 September 2024, untuk mendengarkan aspirasi ratusan petani.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dialog bersama Petani Bandungan, Hendi: Petani Harus Naik Kelas!

Dialog bersama Petani Bandungan, Hendi: Petani Harus Naik Kelas!

Dialog bersama Petani Bandungan, Hendi: Petani Harus Naik Kelas!

Cawagub Jateng Hendrar Prihadi memakaikan kaos kepada perwakilan Paguyuban Petani Penggarap Tanah Rakyat (P3TR) sebagai simbol dukungan saat temu tani se-Jawa Tengah di Dusun Gintungan, Bandungan, Senin (30/9/2024) malam. Foto: win
Cawagub Jateng Hendrar Prihadi memakaikan kaos kepada perwakilan Paguyuban Petani Penggarap Tanah Rakyat (P3TR) sebagai simbol dukungan saat temu tani se-Jawa Tengah di Dusun Gintungan, Bandungan, Senin (30/9/2024) malam. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Hendrar Prihadi melaksanakan kegiatan temu tani se-Jawa Tengah di Dusun Gintungan, Desa Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (30/9/2024) malam. Di hadapan ratusan petani, ia ‘kulanuwun’ sekaligus menyerap aspirasi dari mereka.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Hendi ini mengungkapkan bahwa ia masih memiliki hubungan yang dekat dengan masyarakat Dusun Gintungan yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun.

“Komitmen saya, apa yang saya miliki untuk menyejahterakan masyarakat terutama kaum marhaen,” ujarnya yang disambut riuh peserta yang hadir.

Dalam sesi diskusi dan menyerap aspirasi, Hendi mengaku hampir setiap daerah di Jawa Tengah memiliki problem yang sama di bidang pertanian.

“Bagaimana petani hari ini bisa naik kelas, jadi petani sejahtera. Selama ini yang kaya bagian tengah, misalnya pedagang dan pengijon. Kami ingin petani tidak hanya sebagai penggarap, tapi juga diberi hak atas tanah rakyat,” ujarnya.

Masalah yang lain adalah bibit. Bagaimana harus ada riset agar bibit apapun bisa menghasilkan pangan dengan waktu relatif cepat dan kualitas memadai.

Ihwal pupuk, ia mengakui sampai saat ini juga masih menjadi permasalahan bersama. Ia telah melakukan pengecekan kuota pupuk nasional. Hasilnya, di Jawa Tengah seharusnya cukup.

“Tapi faktanya banyak yang mengeluh pupuk sulit, tidak ada subsidi. Nanti kita selesaikan masalah ini,” urainya.

Masalah terakhir menurutnya adalah anjloknya harga pascapanen. Hal itu diperparah dengan kebijakan impor bahan pangan. Jika ia bersama Andika Perkasa diberi kepercayaan memimpin Jawa Tengah, maka pihaknya akan mengoptimalkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengatur dan mengelola hasil panen.

“Lewat BUMD ini kita akan membeli hasil tani saat panen raya dengan harga standar bahkan lebih baik dari harga yang lain,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik