URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang mahasiswi berinisial SGM (18), warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, diduga mencoba bunuh diri di rumahnya pada Senin (18/5/2026) dini hari. Petugas Polres Semarang dan Polsek Ungaran Barat yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan korban untuk penanganan lebih lanjut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Dipicu Masalah Asmara, Mahasiswi di Ungaran Barat Coba Bunuh Diri

Diduga Dipicu Masalah Asmara, Mahasiswi di Ungaran Barat Coba Bunuh Diri

Diduga Dipicu Masalah Asmara, Mahasiswi di Ungaran Barat Coba Bunuh Diri

Polisi menenangkan SGM, mahasiswi asal Ungaran Barat usai digagalkan saat percobaan bunuh diri di kamar mandi rumahnya, Senin (18/5/2026) dini hari. Foto: IST/ Instagram Polres Semarang
Polisi menenangkan SGM, mahasiswi asal Ungaran Barat usai digagalkan saat percobaan bunuh diri di kamar mandi rumahnya, Senin (18/5/2026) dini hari. Foto: IST/ Instagram Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Seorang mahasiswi berinisial SGM (18), warga Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, diduga mencoba melakukan bunuh diri di rumahnya pada Senin (18/5/2026) dini hari. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan petugas gabungan dari Polres Semarang dan Polsek Ungaran Barat.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, peristiwa itu bermula saat layanan Call Center 110 Polres Semarang menerima laporan dari warga sekitar pukul 02.55 WIB terkait adanya dugaan percobaan bunuh diri di wilayah Bandarjo, Ungaran Barat.

“Piket Pamapta bersama piket Reskrim langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga,” ujar Bodia saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).

Saat tiba di lokasi, petugas memperoleh informasi bahwa korban berada di dalam kamar mandi dan diduga hendak melukai diri menggunakan pecahan benda menyerupai kaca atau mika. Namun, korban tidak kooperatif dan menolak keluar dari kamar mandi.
Karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan korban, petugas akhirnya mengambil tindakan dengan mendobrak pintu kamar mandi.

“Karena yang bersangkutan tidak kooperatif dan emosinya tidak terkendali, akhirnya kami amankan ke Polres Semarang untuk ditenangkan terlebih dahulu,” jelasnya.

Penanganan kemudian dilanjutkan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Semarang. Petugas polwan diterjunkan untuk melakukan asesmen terhadap korban. Namun hingga siang hari, korban disebut masih enggan memberikan keterangan kepada petugas.

“Hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka gores ringan pada kedua tangan dan paha. Bukan luka serius, hanya luka ringan,” lanjutnya
.
Polisi menduga aksi nekat tersebut dipicu persoalan pribadi dan masalah asmara yang dialami korban. Selain itu, komunikasi dalam keluarga juga disebut kurang harmonis.

“Banyak faktor. Kemungkinan ada persoalan pribadi, termasuk masalah asmara dan komunikasi keluarga yang kurang baik,” urainya.

Setelah dilakukan klarifikasi, korban akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Orang tua korban telah menyatakan kesediaannya untuk mengawasi dan bertanggung jawab terhadap kondisi anaknya. (win)

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan