URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aipda Triani Ariyanto dan Aipda Panggih terkejut mendengar suara benturan keras saat melaksanakan pengamanan pagi di Jalan Osamaliki Salatiga, depan SMA Kristen 1 Salatiga, Sabtu (09/02/2024). Ariyanto menjelaskan bahwa ketika sedang mengatur lalu lintas di Pertigaan Patung Ganesha, tiba-tiba motor dari arah Semarang melintas oleng dan menabrak trotoar dengan suara keras, meskipun situasi lalu lintas cukup sepi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Kelelahan Usai Perjalanan Jauh, Warga Kendal Alami Laka di Salatiga

Diduga Kelelahan Usai Perjalanan Jauh, Warga Kendal Alami Laka di Salatiga

Diduga Kelelahan Usai Perjalanan Jauh, Warga Kendal Alami Laka di Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Aipda Triani Ariyanto dan Aipda Panggih terkejut saat mendengar suara benturan yang sangat keras, saat sedang melaksanakan pengamanan pagi hari di Jalan Osamaliki Salatiga, tepatnya depan SMA Kristen 1 Salatiga, Sabtu 09/02/2024.

Ariyanto menuturkan saat melaksanakan pengaturan di Pertigaan Patung Ganesha, tiba-tiba dari arah Semarang melihat motor yang berjalan oleng, kemudian terdengar suara “braakk” cukup keras, akibat benturan motor menabrak trotoar, padahal situasi arus lalu lintas cukup sepi.

“Pengendara motor tersebut kemungkinan besar mengantuk, karena suasana jalan cukup sepi, langsung saya datangi tapi pengendara tersebut terlihat masih shok belum pulih kesadarannya, mungkin akibat benturan dengan batu di sekitar lokasi, kemudian kami memposisikan kepala agar tidak menekuk sehingga nafas jadi lancar dan lega.” jelas Ariyanto.

Usai kejadian polisi langsung membawa korban ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis.

“Betul, memang ada kejadian tersebut dan kami apresiasi atas aksi Aipda Triani Ariyanto, S.H dan Aipda Panggih yang segera memberikan pertolongan pertama dengan cara membuka jalan nafas karena posisi korban yang tidak sadarkan diri tersebut dapat menyelamatkan jiwa pengendara notor yang mengalami kecelakaan”, ucap Kasat Lantas AKP Suci Nugraheni

Belakangan diketahui pengendara sepeda motor tersebut bernama Teatrika Lanang Panji S, warga Buganging Kendal, saat ini kondisinya sudah sadar. setelah cukup istirahat, yang bersangkutan kembali melanjutkan perjalanan.

“Terimakasih atas respon cepat anggota dalam menangani korban kecelakaan sehingga dapat meminimalisir fatalitas akibat laka lantas.” jelas AKP Suci.

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia