URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka

Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka

Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka

Surat Pernyataan para pedagang daging di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Terhitung sejak Senin (22.6.2026) sampai Lima hari kedepan pedagang daging di Salatiga akan mogok jualan. Ha ini karena pasokan langka dan harga daging naik terus. bahkan surat kesepakatan para pedagang kini beredar luas di medsos.

Kelangkaan pasokan daging sapi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mendorong puluhan pedagang daging di Kota Salatiga mengambil langkah bersama.

Sekitar 50 pedagang yang tergabung dalam paguyuban pedagang daging sepakat tidak berjualan selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026.

Kesepakatan tersebut diambil dalam pertemuan yang digelar di Los Daging Pasar Raya I Salatiga, Minggu (21/6/2026). Pertemuan dihadiri seluruh pedagang los daging Pasar Raya I, perwakilan pedagang Pasar Pagi, serta pedagang kaki lima yang menjual daging sapi.

Dalam konfirmasinya, Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Bagus A, menjelaskan bahwa kondisi pasar saat ini memang dihadapkan pada kelangkaan pasokan daging sapi yang berdampak langsung terhadap kenaikan harga jual di tingkat pedagang.

“Jumlah pedagang yang tergabung dalam paguyuban sekitar 50 orang, terdiri dari pedagang los daging, pedagang Pasar Pagi hingga pedagang di pelataran pasar. Mereka sepakat tidak berjualan selama lima hari mulai 22 sampai 26 Juni 2026,” ujarnya.

Menurut Bagus, para pedagang menyampaikan berbagai aspirasi terkait sulitnya memperoleh pasokan daging sapi dan tingginya harga yang harus dibayar.

Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.

Dalam forum tersebut, pedagang berharap pemerintah dapat membantu mencarikan solusi atas persoalan yang terjadi, terutama terkait ketersediaan pasokan dan upaya menjaga stabilitas harga daging sapi di pasaran.

Kesepakatan penghentian sementara aktivitas penjualan dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah agar persoalan pasokan daging sapi mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Para pedagang berharap langkah tersebut dapat mendorong adanya solusi yang mampu menjamin ketersediaan pasokan daging sapi sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga