URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Ahmad Lutfi, Gubernur Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah
featured-img

Liburan ke Jawa Tengah ke depan bakal makin seru dan tidak berhenti di satu kota saja. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah, yakni menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan yang saling terintegrasi.

Melalui konsep ini, wisatawan yang berkunjung ke satu daerah akan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan ke daerah lain yang masih berada dalam satu jalur wisata. Selain memberikan pengalaman liburan yang lebih lengkap, langkah tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di lebih banyak wilayah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan pengembangan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial. Setiap daerah perlu membangun konektivitas destinasi agar wisatawan memiliki banyak pilihan tujuan dalam satu perjalanan.

“Kalau wisatawan datang ke satu daerah, bisa lanjut ke daerah lain dalam satu rangkaian perjalanan. Dengan begitu manfaat ekonominya tidak hanya dirasakan satu wilayah, tetapi menyebar ke daerah-daerah sekitar,” kata Luthfi saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026).

Sejumlah kawasan telah dipetakan untuk dikembangkan secara terintegrasi. Di antaranya koridor wisata Batang–Dieng–Temanggung di wilayah tengah Jawa Tengah, serta kawasan Brebes–Kota Tegal–Kabupaten Tegal–Pemalang di Pantura Barat.

Konsep aglomerasi ini tidak hanya menghubungkan wisata alam, tetapi juga wisata religi, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, hingga produk halal yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi syariah daerah.

Menurut Luthfi, keberhasilan pengembangan wisata harus didukung infrastruktur yang memadai, terutama akses jalan menuju destinasi.

“Jangan sampai wisata yang kita bangun bagus, tetapi akses menuju lokasi justru menyulitkan wisatawan. Infrastruktur harus disiapkan sejak awal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan sekitar 1.000 desa wisata sebagai bagian dari penguatan ekosistem pariwisata Jawa Tengah.

“Sekitar seribu desa wisata sudah kami koordinasikan dan direncanakan akan diluncurkan pada akhir tahun 2026,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemprov Jateng juga akan memperkuat kalender event daerah dengan mendorong lebih banyak agenda berskala nasional maupun internasional masuk ke Jawa Tengah. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka.

Hanung menambahkan, konsep aglomerasi wisata nantinya akan diperkuat melalui sistem informasi digital yang memudahkan wisatawan mengakses informasi destinasi, kuliner, ekonomi kreatif, hingga akomodasi dalam satu platform terpadu.

“Wisatawan bisa melihat berbagai pilihan destinasi yang saling terhubung dan merencanakan perjalanan beberapa hari sekaligus dengan lebih mudah,” jelasnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah daerah juga mempresentasikan destinasi unggulannya. Kota Pekalongan mengusulkan penguatan wisata religi Makam Sapuro dan kawasan Pecinan. Kabupaten Pekalongan menawarkan kawasan Linggoasri, Petungkriyono, dan Paninggaran. Kabupaten Pemalang mengandalkan Pantai Widuri serta wisata petualangan Via Ferrata Gunung Jimat. Sementara Kabupaten Tegal mendorong pengembangan kawasan wisata Guci dan Kaligua.

Dengan konsep aglomerasi ini, Pemprov Jawa Tengah berharap wisatawan tak lagi hanya singgah di satu destinasi, melainkan menjelajahi berbagai daerah dalam satu perjalanan yang saling terkoneksi, sehingga dampak ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras