URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SPBUN di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, kembali beroperasi pada 22 Juni 2026 setelah tiga bulan berhenti akibat kendala sertifikasi dan perizinan. Kepastian ini mendapat perhatian langsung dari Ahmad Luthfi saat meninjau pelabuhan dan berdialog dengan nelayan. Operasional SPBUN diperbolehkan hingga Oktober 2026 sambil melengkapi persyaratan, sehingga pasokan BBM bagi ribuan nelayan tetap terjaga dan aktivitas melaut dapat berjalan normal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

“Kalau Ada Pungutan, Laporkan!” Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng

“Kalau Ada Pungutan, Laporkan!” Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng

“Kalau Ada Pungutan, Laporkan!” Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi saat menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan kepada para nelayan di Tegal
featured-img

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh layanan perizinan kapal bagi nelayan kecil di wilayah pesisir Jawa Tengah diberikan secara gratis. Ia bahkan meminta nelayan tidak ragu melapor jika menemukan praktik pungutan liar dalam proses pengurusan izin.

Penegasan itu disampaikan Luthfi saat menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan kepada para nelayan dalam kegiatan Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026).

“Kalau ada yang meminta biaya, laporkan. Program ini gratis untuk nelayan,” tegas Luthfi.

Ia juga mengajak para nelayan yang telah mendapatkan layanan perizinan untuk menyebarkan informasi kepada rekan-rekan mereka yang belum mengurus legalitas usaha perikanan.

“Kasih tahu temannya yang lain, suruh ke sini biar segera diproses. Semoga berkah nggih,” ujar Luthfi.

Program layanan jemput bola tersebut dijalankan melalui inovasi “Jebol Ikan” atau Jemput Bola Perizinan Kapal Nelayan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Program ini menyasar nelayan kecil yang beroperasi di wilayah tangkap di bawah 12 mil laut, yang kewenangan perizinannya berada di tingkat provinsi.

Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menjelaskan masih banyak nelayan yang mengalami kesulitan mengakses sistem perizinan berbasis digital melalui OSS RBA. Karena itu, pemerintah memilih turun langsung ke lapangan untuk membantu proses pengurusan izin.

“Nelayan kecil termasuk kelompok yang rentan. Banyak yang belum familiar dengan OSS maupun aplikasi digital, sehingga kami yang mendatangi mereka,” kata Sakina.

Melalui program tersebut, petugas mendampingi nelayan mulai dari pembuatan email, pengisian data OSS, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), hingga Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Menurut Sakina, legalitas usaha menjadi penting karena memberikan kepastian hukum bagi nelayan saat menjalankan aktivitas melaut.

“Dengan izin yang lengkap, nelayan memiliki bukti legal ketika ada pengawasan dari petugas kelautan maupun perikanan,” jelasnya.

Program Jebol Ikan telah menjangkau sejumlah daerah pesisir seperti Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, dan akan berlanjut ke wilayah Klidang Lor, Kabupaten Batang.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Brebes, Rudi Hartono, mengungkapkan program tersebut mendapat sambutan positif dari para nelayan. Hingga saat ini, lebih dari 500 nelayan di Brebes telah mendapatkan layanan perizinan usaha penangkapan ikan.

Selain itu, sekitar 1.500 kapal berukuran di bawah 6 GT juga telah memperoleh dokumen Pas Kecil dan Elektronik Buku Kapal Perikanan (E-BKP).

“Nelayan sangat terbantu karena tidak perlu repot dan tidak mengeluarkan biaya. Mereka sekarang memiliki izin yang lengkap untuk melaut,” kata Rudi.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang terus mendekatkan layanan kepada masyarakat pesisir. Menurutnya, program jemput bola seperti ini menjadi solusi nyata bagi nelayan kecil yang selama ini kesulitan mengurus legalitas usaha secara mandiri.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar