URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan rehabilitasi tanggul sepanjang sekitar 450 meter dengan anggaran Rp400 juta serta menyalurkan bantuan senilai Rp316 juta. Langkah ini dilakukan untuk melindungi warga dari genangan air laut sekaligus mendukung pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati

Ahmad Lutfi Gubernur Jawa Tengah saat mengunjungi desa Tunggulsari Kec. Tayu, Pati,selasa 23/6/2026
featured-img

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak cepat menangani dampak rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Dalam kunjungan lapangan pada Selasa (23/6/2026), Pemprov Jateng memastikan langkah darurat segera dilakukan untuk melindungi permukiman warga dari genangan air laut.

Langkah utama yang disiapkan adalah rehabilitasi tanggul sepanjang sekitar 450 meter dengan anggaran Rp400 juta. Perbaikan ini diharapkan dapat menahan air rob agar tidak kembali masuk ke kawasan permukiman warga.

“Kami sudah melakukan pengecekan, sudah kita rapatkan dan finalkan. Yang paling utama dalam waktu dekat adalah membuat tanggul,” ujar Ahmad Luthfi di lokasi.

Selain strategi atasi rob, Lutfi juga memberikan bantuan total Rp. 316 juta bagi warga terdampak

Selain perbaikan fisik, Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak dengan total nilai sekitar Rp316 juta. Bantuan tersebut meliputi logistik, bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan dasar lainnya.

“Kepala desa tolong pastikan bantuan ini tepat sasaran dan segera dibagikan kepada masyarakat,” tegasnya dalam rapat terbatas.

Pemprov Jateng juga mengerahkan sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD untuk melakukan pendampingan langsung di lapangan. Tenaga kesehatan telah diterjunkan untuk layanan medis, sementara sektor pendidikan diminta memetakan dampak terhadap siswa dan sekolah.

Untuk jangka menengah dan panjang, penanganan kawasan pesisir akan dilakukan lebih komprehensif bersama Pemkab Pati dan pemerintah pusat, termasuk rencana penanaman mangrove serta kajian pembangunan tanggul permanen dan breakwater.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi juga disambut haru oleh warga. Sejumlah warga menyampaikan langsung kondisi mereka yang terdampak rob, termasuk rumah yang sempat terendam hingga 50 sentimeter, serta menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah.

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras