KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Korban Tabrak Lari, Surikatno Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Nissin

Diduga Korban Tabrak Lari, Surikatno Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Nissin

Diduga Korban Tabrak Lari, Surikatno Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Nissin

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Surikatno (69), warga Lingkungan Kolangkaling RT 03 RW 02, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah saluran air jalur utama Semarang-Solo, tepatnya di depan Nissin Cafe and Emporium, Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa (20/12/2022) pukul 04.45 WIB.

Ia diduga menjadi korban tabrak lari sebuah kendaraan bermotor yang melaju dari dari arah Ungaran menuju ke Bawen yang mengakibatkan korban meregang nyawa.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Iptu Sutarto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskan, kronologi kecelakaan itu bermula saat korban sedang berjalan kaki di sekitar TKP.

“Dari arah yang sama, muncul kendaraan bermotor yang tidak diketahui pelat nomornya diduga menabrak korban hingga akhirnya korban jatuh ke saluran air,” ungkapnya di Ungaran, Rabu (21/12/2022).

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi kejadian, usai menabrak korban diketahui kendaraan bermotor langsung melaju dan meninggalkan korban. Petugas kepolisian yang datang ke TKP dibantu warga sekitar segera mengangkat tubuh korban dari saluran air.

“Korban dinyatakan meninggal dunia karena mengalami cidera serius di bagian kepala,” ujarnya.

Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Sementara hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku tabrak lari belum menyerahkan diri.

“Belum. Kami masih memeriksa sejumlah saksi untuk mendapatkan identitas terduga pelakunya,” pungkasnya. (win)

Petugas mengevakuasi jenazah Surikatno dari saluran air di depan Nissin Cafe and Emporium, yang diduga menjadi korban tabrak lari pada Selasa (20/12/2022). (Foto/ dok. Satlantas Polres Semarang)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]