KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Plastik Alami Laka di Makam Ngemplak

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Plastik Alami Laka di Makam Ngemplak

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Plastik Alami Laka di Makam Ngemplak

Petugas saat evakuasi truck yang alami laka tunggal di Ngemplak Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah truk Tronton nopol Polisi B 9035 UNY, bermuatan plastik mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Kota Salatiga, pada rabu (25/9/2024) sekira pukul 22.00 Kecelakaan ini diduga terjadi karena rem truk mengalami kegagalan fungsi atau rem blong.
Dalam konfirmasinya, Kasat Lantas Polres Salatiga,

AKP Darmin menyebut penyebab kecelakaan itu diduga kuat karena rem blong. “Kecelakaan lalu lintas Truck Tronton NoPol B-9035-UNY Kecelakaan Tunggal, dugaan sementara karena gagal fungsi rem, tidak ada korban jiwa” ujar Kasatlantas Darmin.

Menurut Kasat Lantas akibat laka tersebut sopir Natar Dayasa (58) warga Hegarmanah, Babagan Purwakarta dengan kernet Rahmat Mengalami luka lecet dan sobek pada tangan serta lecet dan memar pada kaki. Korban hingga kini masih dirawat di RSUD Salatiga.

Kasatlantas mengatakan kronologis kejadian semula Truck Tronton berjalan dari arah Tingkir menuju ke Blotogan, Setelah sampai di Tkp diduga Tronton mengalami gangguan pengereman, hingga Pengemudi tidak dapat menguasai laju Kendaraan yang dikemudikannya, sehingga oleng kekiri menabrak Tiang listrik dan Pagar Makam Ngemplak.

Sementara itu menurut Danuri, teman korban sesama sopir diperusahaan tempatnya bekerja mengatakan, dirinya baru tahu jika Natar mengalami kecelakaan sekitar pukul 02.00 dinihari, saat ia berada dikantor Solo.

Saksi menyebut jika Tronton itu bermuatan Plastik 25 Ton, berangkat dari Solo menuju ke Tangerang.

Usai kejadian Anggota Satlantas Polres Salatiga langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut dan membawa korban ke Rumah Sakit.

Danuri Teman sesama sopir truck ceritakan kronologis saat ceritakan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]