URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga truk terjadi di Tol Semarang–Solo KM 431.400 jalur B wilayah Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2026). Kasat Lantas Lingga Ramadhani menyebut insiden dipicu tabrakan truk tronton ke kendaraan di depannya, menyebabkan satu korban meninggal dan tiga lainnya luka, kini ditangani di RSUD Ungaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Semarang-Solo KM 431.400 B, Kelurahan Beji, Ungaran Timur, Sabtu (7/3/2026). Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Foto: Humas Polres Semarang
Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Semarang-Solo KM 431.400 B, Kelurahan Beji, Ungaran Timur, Sabtu (7/3/2026). Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di ruas Tol Semarang–Solo KM 431.400 jalur B, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.55 WIB.

Peristiwa ini melibatkan truk tronton bermuatan trafo bernomor polisi H 9701 OH, truk Mitsubishi bernomor polisi R 9553 DT, serta truk tangki Hino bernomor polisi AD 8399 HB.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut satu orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

“Kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan Danu Prabowo (37), warga Kota Semarang, melaju dari arah Bawen menuju Semarang. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tronton tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi yang dikemudikan Dedi Purwadi (34), warga Banyumas, yang melaju di lajur kiri di depannya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pada saat bersamaan, di bahu jalan terdapat truk tangki Hino yang dikemudikan Pantom Tri Wahono (43), warga Wonogiri. Truk tersebut sedang berhenti karena mengalami gangguan mesin. Benturan keras menyebabkan serpihan kendaraan mengenai pengemudi truk tangki yang saat itu berada di sekitar aliran irigasi untuk beristirahat sehingga menyebabkan sejumlah luka.

“Penumpang truk tronton bernama Muis (24), warga Bangkalan, Jawa Timur, meninggal dunia di lokasi kejadian,” lanjutnya.

Petugas Satlantas Polres Semarang yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses penanganan dibantu personel PJR Tol, petugas Tol Trans Marga Jateng, serta BPBD Kabupaten Semarang.

“Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan penanganan medis, sementara petugas juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi,” terangnya.

Lingga menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Karena para pengemudi masih dalam penanganan medis, penyelidikan akan dilanjutkan setelah kondisi mereka stabil. Kami juga akan memeriksa para saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026