KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Diduga Rem Blong, Tronton Bermuatan Trafo Tabrak Dua Truk di Tol Semarang–Solo, Satu Korban Meninggal

Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Semarang-Solo KM 431.400 B, Kelurahan Beji, Ungaran Timur, Sabtu (7/3/2026). Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan truk terjadi di ruas Tol Semarang–Solo KM 431.400 jalur B, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.55 WIB.

Peristiwa ini melibatkan truk tronton bermuatan trafo bernomor polisi H 9701 OH, truk Mitsubishi bernomor polisi R 9553 DT, serta truk tangki Hino bernomor polisi AD 8399 HB.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut satu orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

“Kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan Danu Prabowo (37), warga Kota Semarang, melaju dari arah Bawen menuju Semarang. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tronton tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi yang dikemudikan Dedi Purwadi (34), warga Banyumas, yang melaju di lajur kiri di depannya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Pada saat bersamaan, di bahu jalan terdapat truk tangki Hino yang dikemudikan Pantom Tri Wahono (43), warga Wonogiri. Truk tersebut sedang berhenti karena mengalami gangguan mesin. Benturan keras menyebabkan serpihan kendaraan mengenai pengemudi truk tangki yang saat itu berada di sekitar aliran irigasi untuk beristirahat sehingga menyebabkan sejumlah luka.

“Penumpang truk tronton bernama Muis (24), warga Bangkalan, Jawa Timur, meninggal dunia di lokasi kejadian,” lanjutnya.

Petugas Satlantas Polres Semarang yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses penanganan dibantu personel PJR Tol, petugas Tol Trans Marga Jateng, serta BPBD Kabupaten Semarang.

“Para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan penanganan medis, sementara petugas juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi,” terangnya.

Lingga menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Karena para pengemudi masih dalam penanganan medis, penyelidikan akan dilanjutkan setelah kondisi mereka stabil. Kami juga akan memeriksa para saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]