URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Kesenian Kota Semarang (Dekase) periode 2022-2027 resmi dilantik. Proses pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin dalam acara Gilogilo di Alun-Alun Kauman Kota Semarang, Minggu (26/9/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinas Kesenian Kota Semarang Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Dinas Kesenian Kota Semarang Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Dinas Kesenian Kota Semarang Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

featured-img

SEMARANG – Dinas Kesenian Kota Semarang (Dekase) periode 2022-2027 resmi dilantik. Proses pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili oleh Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin dalam acara Gilogilo di Alun-Alun Kauman Kota Semarang, Minggu (26/9/2022) malam.

Dekase pada periode ini beranggotakan 32 orang yang diketuai oleh Adhitia Armitrianto dengan Pelindung Dekase yakni Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Kegiatan pelantikan dimeriahkan oleh acara musik, pemutaran film dan pementasan tari dari Semarang.

Dalam sambutannya, Sekda Semarang, Iswar Aminuddin mengucapkan selamat kepada para pengurus Dekase yang baru dilantik. Iswar berharap kepada seluruh anggota Dekase untuk lebih menggiatkan kegiatan kesenian demi memajukan budaya di Kota Semarang.

“Kami dari Pemerintah Kota Semarang mengucapkan selamat kepada para pengurus Dekase Kota Semarang periode 2022-2027. Kami berharap bahwa hubungan kolaborasi dalam membangun Kota Semarang akan terus digalakan (digiatkan) bersama agar Kota Semarang bisa menjadi lebih sejahtera,” ujar Iswar.

Disisi lain, dirinya mengakui, semua kegiatan kesenian di beberapa daerah khususnya di Kota Semarang mengalami kesulitan akibat selama pandemi Covid-19. Untuk itu dengan adanya kepengurusan yang baru ini bisa mendorong dan membangkitkan kembali kegiatan-kegiatan kesenian.

“Dua tahun terakhir 2020-2021 adalah masa yang tidak menyenangkan bagi kita semua. Karena dengan adanya pandemi Covid-19 langkah-langkah bagaimana kita berkarya semuanya terhalang. Tetapi hari ini tahun 2022 alhamdulillah pandemi Covid-19 dapat kita lawan sehingga kita berharap karya para seniman bisa membuat kota Semarang bergelora,” jelasnya.

“Mari kita bawa kota yang kita cintai ini bergerak bersama karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terutama kaitan dengan seni budaya di Kota Semarang,” tambahnya.

Oleh karena itu, Pemkot Semarang meminta kepada Dekase agar terus menjaga kebudayaan di Kota Semarang. Sehingga nilai-nilai sejarah yang berkaitan dengan kesenian di Kota Lunpia bisa terus terawat.

“Kota Semarang adalah kota yang bersejarah. Oleh karena itu perlu kita rangkai bersama untuk terus memberikan gambaran tentang posisi Kota Semarang di republik ini. Saya mengajak kepada pengurus yang baru dilantik ini untuk mengangkat seni dan budaya di Kota Semarang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dekase periode 2022-2027, Adhitia Armitrianto mengatakan, pihaknya akan terus berkontribusi dalam memajukan kesenian dan kebudayaan di Kota Semarang. Untuk itu, dirinya memohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar kesenian di Kota Semarang terus terjaga.

“Kami pastikan akan menjaga kelestarian kesenian dan budaya di Kota Semarang. Kami mohon doa dan dukungan dari Pemerintah Kota Semarang serta masyarakat agar kegiatan dalam menjaga kesenian di kota yang kita cintai ini bisa berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved