URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Kesehatan Kota Salatiga menyiagakan dua ambulance motor selama arus mudik dan balik lebaran 1444 H/2023. Hal tersebut dilakukan untuk merespon keadaan darurat saat lalu lintas sedang padat. Kondisi darurat seperti ibu hamil akan lebih mudah ditangani dengan ambulance motor yang dapat menerobos kemacetan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinkes Kota Salatiga Siagakan Ambulance Motor Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

Dinkes Kota Salatiga Siagakan Ambulance Motor Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

Dinkes Kota Salatiga Siagakan Ambulance Motor Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran

Ambulance motor yang disiapkan oleh Dinkes Salatiga pada arus mudik dan balik lebaran 1444 H/2023.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga mensiagakan dua ambulance motor pada arus mudik dan balik lebaran 1444 H/2023. Hal itu dilakukan untuk merespon jika terjadi hal yang bersifat kedaruratan sementara kondisi lalulintas sedang padat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah mengaku menerjunkan motor ambulance itu karena situasi mudik lebaran macet terjadi dimana-mana. Sehingga dalam kondisi darurat motor lebih mudah mengakses lokasi.

“Jadi kalau kondisi darurat dimacet itu yang datang motor dulu. Untuk emergency ditangani dulu ditempat sambil menunggu datangnya ambulance besar,” terang Zuraidah Selasa (18/4/2023).

Selain itu ketika ada situasi darurat ibu hamil. Motor ambulance bisa menerobos untuk mengantarkan ibu hamil jika memungkinkan bisa dibonceng.

“Atau bisa juga di exit tol untuk mempercepat evakuasi dan pertolongan darurat. Karena ambulance motor ini juga kita lengkapi dengan obat-obatan,” ungkap dia.

Adanya ambulance motor ini lebih efisien jika terjadi kemacetan. Terutama saat arus mudik seperti ini. Dua ambulance motor milik dinas kesehatan ini disiagakan 24 jam di Bundaran Kota Salatiga dan Exit Tol.

“Dalam Kota sama Exit Tol kita prioritaskan. Karena di tempat lain lebih lancar dan bisa menggunakan mobil,” bebernya.

Sementara itu, pengendara ambulance motor Riyanto menambahkan dirinya membawa oxycan, kasa, bidai, pereda nyeri, vitamin, dan obat-obatan ringan.

“Kita penanganan di awal. Selebihnya nanti ditangani dari yang mobil,” katanya.

Mudik kali ini ambulance motor akan disiagakan selama 24 jam. Ambulance motor akan bergerak jika melihat kondisi jalanan sedang macet.

“Kita lihat dulu kalau macet parah kita gerak dulu. Mobil ambulance mengikuti,” terangnya.

 

BACA JUGA :

Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Salatiga dan PMI menggelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di Satlantas Polres Salatiga pada Jumat (26/6/2026). Pelatihan yang diikuti pengemudi ojek online, pedagang, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum tenaga medis tiba, sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan pemahaman tentang perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat di Salatiga
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target