URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. KEK Industropolis Batang, yang berlokasi di Kabupaten Batang dengan luas sekitar 4.300 hektare, menjadi KEK terbesar milik BUMN dan terintegrasi dengan sektor industri manufaktur, logistik, komersial, residensial, serta pariwisata.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diresmikan Presiden, KEK Industropolis Batang Diharapkan Lebih Banyak Menarik Investasi

Diresmikan Presiden, KEK Industropolis Batang Diharapkan Lebih Banyak Menarik Investasi

Diresmikan Presiden, KEK Industropolis Batang Diharapkan Lebih Banyak Menarik Investasi

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. KEK Industropolis Batang, yang berlokasi di Kabupaten Batang dengan luas sekitar 4.300 hektare, menjadi KEK terbesar milik BUMN dan terintegrasi dengan sektor industri manufaktur, logistik, komersial, residensial, serta pariwisata.
Foto:/IST
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kamis (20/3/2025)
featured-img

RASIKAFM | BATANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kamis, 20 Maret 2025. Diharapkan peningkatan KEK Industropolis tersebut dapat menjadi daya tarik dan mempercepat investasi.

KEK Industropolis Batang memiliki luas kurang lebih 4.300 hektare dan menjadi KEK terbesar milik BUMN. Kawasan ini terintegrasi mulai dari perdagangan dengan ekosistemnya dari industri manufaktur, logistik, komersial, residensial, dan pariwisata.

Sejak dibuka pada 2022, terdapat 28 tenant yang sudah mengisi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan nilai total investasi Rp 17,92 triliun. Rinciannya meliputi 7 tenant sudah beroperasi, 7 tenant masih dalam tahap konstruksi, dan sebanyak 14 tenant masih dalam proses perencanaan. Pada Maret 2025 ini, jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 7.008 orang.

Manfaat dari perubahan status KITB menjadi KEK Industropolis Batang antara lain mempercepat arus investasi; Mendukung rencana ekspansi bisnis perusahaan; Menjadi magnet bagi investasi bernilai tinggi; Berkontribusi langsung pada peningkatan daya saing industri nasional; Memperluas lapangan kerja; Mengoptimalkan dampak ekonomi bagi indonesia; Memberikan kepastian investasi yang lebih baik; dan Membuka peluang lebih besar bagi pekerja lokal untuk berkembang bersama industri.

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, diresmikannya KEK Industropolis Batang merupakan hasil kerja keras semua pihak. Di mana pembangunan suatu bangsa adalah pekerjaan yang lama, long march. Peresmian ini juga menjadi tonggak penting dalam upaya mengejar pertumbuhan dan pengembangan wilayah dari negara lain.

“Hari ini saya dapat kehormatan besar meresmikan (KEK Industropolis Batang), ini sebagai salah satu upaya kita membangun bangsa melalui industrialisasi dan hilirisasi,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, kemiskinan harus dihilangkan dari bumi Indonesia. Untuk itu, ia mendukung segala inisiatif dan upaya semua pihak dalam memajukan Indonesia, termasuk dalam bidang perekonomian dan industri.

“Indonesia terbuka dan butuh partisipasi, butuh investasi dan kerja sama saling menguntungkan. Hanya dengan kolaborasi dan dan kerja keras kita bisa membangun kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik dan mendukung peningkatan status tersebut. Ke depan KEK Industropolis Batang itu akan menjadi objek vital nasional dan menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah.

Keberadaan KEK Industropolis Batang akan membantu percepatan pembangunan dan perekonomian di wilayah Jawa Tengah. Maka dari itu perlu adanya penyelarasan pengembangan manusia untuk menyiapkan tenaga kerja dan pendukung industri tersebut.

“Adanya KEK Industropolis Batang ini membantu sekali dalam rangka pembangunan wilayah kita. Terutama pengembangan manusia yang kita kohesikan dengan potensi wilayah di mana investasi itu berada,” kata Ahmad Luthfi beberapa waktu lalu.

Luthfi dalam beberapa kali kesempatan juga menyampaikan bahwa investasi sangat penting dalam pembangunan darrah. Ia berupaya untuk menarik investor asing untuk masuk ke Jawa Tengah. Tidka hanya di KITB Batang saja tetapi di seluruh daerah di Jawa Tengah termasuk wilayah bagian Selatan yang memiliki banyak potensi. (did)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon