URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Jawa Tengah memastikan stok daging sapi untuk kurban atau perayaan Idul Adha di wilayah Jawa Tengah aman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Disnakeswan Jateng Pastikan Stok Hewan Untuk Kurban Aman

Disnakeswan Jateng Pastikan Stok Hewan Untuk Kurban Aman

Disnakeswan Jateng Pastikan Stok Hewan Untuk Kurban Aman

featured-img

SEMARANG – Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Jawa Tengah memastikan stok daging sapi untuk kurban atau perayaan Idul Adha di wilayah Jawa Tengah aman.

Kepala Disnakeswan Jateng, Agus Wariyanto mengatakan daging sapi untuk kurban dirasa aman karena daerah Jateng termasuk daerah surplus ternak. Meskipun masih ditemukan banyak sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), tidak berpengaruh dengan stok daging yang dimiliki.

“Kalo kita kan (Jateng) daerahnya daerah surplus ternak. Kaitan dengang idul adha kita itu daerah surplus ternak, surplusnya itu kan kita mempunyai ternak lokal yang walaupun ada PMK, kita aman,” ujarnya kepada wartawan Rabu (8/6/2022).

Agus menjelaskan, untuk daging hewan kurban sendiri, di Jawa Tengah terdapat sekitar ribuan ekor sapi dan kambing yang dipastikan aman untuk disembelih.

“Jadi mengenai ketersediaannya, kemudian kebutuhan untuk korban kemudian kita masih surplus sekitar 26 ribu ekor. Jadi dari kita kebutuhannya masih surplus,” jelasnua.

Ia menjelaskan, Jateng juga memberikan daging atau pengiriman hewan ternak kepada beberapa daerah lain. Akan tetapi sebelum melakukan pengirimanan terlebih dahulu dipastikan kesehatan hewan dari penyakit khususnya PMK.

“Meskioun Idul Adha, daging kurban kita itu juga harus mengirim ke daerah yang minus. Makanya kebijakan dari kita yang dikirim itu adalah ternak yang memang sehat,” paparnya.

Lebih lanjut, ketersediaan hewan ternak di Jateng untuk setiap komoditas telah melebihi kebutuhan yang dibutuhkan. Diketahui bahwa ketersediaan hewan qurban di Jawa Tengah tahun 2022 sejumlah 399.302 ekor. Rinciannya jumlah sapi sebanyak 103.978 ekor, kerbau 2.104 ekor, kambing 223.212 ekor, dan domba 70.008 ekor.

Sedangkan untuk kebutuhan hewan kurban saat Idul Adha di Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 sebanyak 372.682 ekor dengan rincian sapi 97.046 ekor, kerbau 1.964 ekor, kambing 208.331 ekor dan domba 65.341 ekor. Ia menyebut dengan data tersebut kebutuhan hewan kurban di Jawa Tengah tercukupi dan tersedia.

“Artinya saya kira untuk menjelang Idul Adha kita aman. Dan kita harus ngirim ke daerah lain, termasuk Jabodetabek. Termasuk teman kami Jawa Barat kemaren harus ngirim,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved