URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ditlantas Polda Jateng bersama Satlantas Polres Semarang mulai menguji coba penggunaan drone Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Kabupaten Semarang. Uji coba itu dilakukan di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, tepatnya di traffic light Sebantengan, Jumat (27/1/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Drone ETLE Mulai Diuji Cobakan di Kabupaten Semarang

Drone ETLE Mulai Diuji Cobakan di Kabupaten Semarang

Drone ETLE Mulai Diuji Cobakan di Kabupaten Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ditlantas Polda Jateng bersama Satlantas Polres Semarang mulai menguji coba penggunaan drone Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Kabupaten Semarang. Uji coba itu dilakukan di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, tepatnya di traffic light Sebantengan, Jumat (27/1/2023).

Kamera drone yang diterbangkan kurang lebih 15 menit oleh salah seorang operator dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Semarang dapat memantau sebanyak 5 pelanggaran yang melintas di lokasi uji coba.

Kasigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Ilham Syafriantoro Sakti menjelaskan selain menggunakan camera CCTV dan tilang manual, pemanfaatan teknologi berupa drone ETLE ini digunakan untuk mendeteksi pelanggaran di jalan raya.

“Kami bersama jajaran Satlantas Polres Semarang menggandeng APDI Semarang melakukan uji coba pemantauan pelanggaran di jalur utama Ungaran. Harapan kami dapat mendeteksi pelanggaran pelanggaran yang tidak tercover oleh CCTV maupun personel lalu lintas di jalan,” terangnya.

Menurut Ilham, pemantauan menggunakan drone ETLE merupakan tindak lanjut dari upaya sebelumnya, yakni kamera mobile dan tilang manual. Harapannya dapat lebih efektif menekan angka pelanggaran lalu lintas.

“Sesuai perintah bapak Dirlantas Polda Jateng, harapannya dengan adanya pengembangan tekhnologi untuk memantau pelanggaran, dapat menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya,” ujarnya. (win)

 

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali