URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) akan berkoordinasi dengan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Dalam Pembunuhan Iwan, Komnas HAM Akan Koordinasi dengan Panglima TNI

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Dalam Pembunuhan Iwan, Komnas HAM Akan Koordinasi dengan Panglima TNI

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI Dalam Pembunuhan Iwan, Komnas HAM Akan Koordinasi dengan Panglima TNI

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara usai menemui Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar terkait penanganan pembunuhan Iwan Boedi, Jumat (28/10/2022).
featured-img

SEMARANG – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) akan berkoordinasi dengan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

“Komnas HAM akan koordinasi dengan Panglima TNI supaya Panglima kalau memang ada keterlibatan oknum TNI bisa ditindak lanjuti,” ujar Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara usai menemui Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar terkait penanganan pembunuhan Iwan Boedi, Jumat (28/10/2022).

Pihaknya juga tidak akan menutup kemungkinan untuk berkoorinasi dengan instansi lainnya agar kasus Iwan Boedi segera terungkap. “Kalau ada (keterlibatan oknum TNI), jadi itu pun demikian kalau Komnas HAM diperlukan tidak hanya dengan Panglima TNI, ada pihak-pihak lain jika diperlukan kita akan koordinasi,” paparnya.

Disisi lain, ketika ditanya terkait adanya Obstruction of Justice atau penghalangan keadilan, pihaknya dan kepolisian masih menelusuri hal tersebut. Dirinya berharap kepada para saksi untuk memberiksan informasi yang pasti kepada polisi agar kasus segera terungkap.

“Tentu saja keluarga almarhum Iwan Boedi mengharapkan keadilan datang secepatnya. Tapi tentu saja kita harus mampu membantu teman-teman kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini,” bebernya.

“Kalau ada informasi saya kira penting untuk disampaikan kepolisian supaya tidak menjadi Obstruction of Justice oleh siapapun begitu. Dan yang kedua keluarga Iwan Boedi segera mendapat keadilan. (dugaan sementara Obstruction of Justice) Itu nanti kepolisian baru menyampaikan tahapan-tahapan yang sudah dilakukan,” lanjutnya.

Sementara itu, Beka meminta kepada kepolisian untuk terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan Iwan Boedi. Dirinya berharap kasus ini segera terungkap.

“Saya kira kami mendorong Polrestabes untuk terus meneruskan penyelidikan ini menuntaskan kasus ini tentu saja kami percaya kepolisian bisa menuntaskan kasus ini dengan baik,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara