URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pendaftaran Bacaleg di Kota Salatiga masih dilakukan secara online melalui aplikasi Silon. Ketua KPU Salatiga, Saemuri Albab mengatakan bahwa bakal calon masih mengunggah data ke dalam aplikasi tersebut dan belum ada yang mendaftar secara langsung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Empat Hari dibuka, Belum Ada Satupun Bacaleg yang Mendaftar ke KPU Salatiga.

Empat Hari dibuka, Belum Ada Satupun Bacaleg yang Mendaftar ke KPU Salatiga.

Empat Hari dibuka, Belum Ada Satupun Bacaleg yang Mendaftar ke KPU Salatiga.

Pendaftaran Bacaleg di Kota Salatiga masih dilakukan secara online melalui aplikasi Silon. Ketua KPU Salatiga, Saemuri Albab mengatakan bahwa bakal calon masih mengunggah data ke dalam aplikasi tersebut dan belum ada yang mendaftar secara langsung.
Foto:/dok.IST
Ketua KPU Salatiga, Syaemuri saat diwawancarai media belum lama ini
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Hari keempat pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) KPU Kota Salatiga belum menerima pendaftaran secara langsung Bacaleg. Padahal Pendaftaran bakal calon sendiri sudah dibuka mulai 1-14 Mei 2023 mendatang.

Kepada Rasika FM, Ketua KPU Salatiga Saemuri Albab menyebut saat ini bakal calon masih mengisi data dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Belum ada yang mendaftar secara langsung mereka (bakal calon) masih upload data di aplikasi Silon,” terang Saemuri kamis (4/5/2023).

Dijelaskan setelah upload data di Silon sudah selesai 100%, kemudian partai politik dan bakal calon datang ke KPU menyerahkan berkas fisik yg di download dari Silon.

Ditambahkan Saemuri masing-masing partai di Kota Salatiga boleh mendaftarkan maksimal 25 bakal calon.

“Maksimal pendaftar sejumlah total dapil. Salatiga ada 25 kursi. Maka setiap partai maksimal mendaftarkan 25 calon,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua KPU Salatiga mengaku KPU Kota Salatiga telah berkoordinasi dengan Partai Politik sejak PKPU masih menjadi draf. Hal tersebut supaya partai politik mempersiapkan sejak awal dan punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan syarat-syarat administrasi para bacalegnya. Termasuk mempersiapkan operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon), untuk melakukan pendaftaran.

Saemuri menjelaskan jika biasanya bacaleg datang ke KPU di saat saat terakhir menjelang penutupan pendaftaran

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga