URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Beberapa warga Salatiga yang usai melakukan tes PCR kebingungan. Mereka tidak ada yang menghubungi dari tenaga kesehatan terdekat meski hasilnya positif. Tidak tanggung - tanggung, setidaknya ada lebih dari sepuluh warga. Beruntung mereka hanya berdiam di rumahnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Empat Hari Positif, 10 Warga Salatiga Ini Mengaku Belum di Tracing Petugas

Empat Hari Positif, 10 Warga Salatiga Ini Mengaku Belum di Tracing Petugas

Empat Hari Positif, 10 Warga Salatiga Ini Mengaku Belum di Tracing Petugas

featured-img

Beberapa warga Salatiga yang usai melakukan tes PCR kebingungan. Mereka tidak ada yang menghubungi dari tenaga kesehatan terdekat meski hasilnya positif. Tidak tanggung – tanggung, setidaknya ada lebih dari sepuluh warga. Beruntung mereka hanya berdiam di rumahnya.

“Iya, sudah sejak Sabtu kemarin kita mendapat hasil dari laboratorium. Dan sampai sekarang tidak ada petugas yang datang,” tutur Purnomo, salah satu warga yang terpapar saat dikonfirmasi wartawan.

Dirinya menjelaskan, kasus berawal dari satu pemuda yang merasakan flu. Saat itu, ia berinisiatif melakukan pemeriksaan antigen mandiri. Ternyata hasilnya positif. Ia lantas menuju ke laboratorium untuk PCR. Dan hasilnya positif.

Beberapa rekannya pun memeriksakan diri. 11 teman lainnya positif. Mereka memilih berdiam di kediamannya. Sampai Rabu atau empat hari setelahnya, belum ada satupun petugas pemerintah yang menghubungi.

Dari informasi yang diterima wartawan, biasanya jika ada hasil positif dari pemeriksaan di laboratorium. Maka akan disampaikan kepada dinas kesehatan melalui puskesmas terdekat. Kemudian akan dilakukan tindak lanjut tracing.

Dikonfirmasi terpisah, kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengaku pelaksanaan tracing tergantung kepada kondisi lapangan. Petugas lapangan yang lebih tahu.( rief )

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara