RASIKAFM.COM | SALATIGA — Dalam rangka merayakan momen Hari Raya Iduladha, warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, menggelar tradisi Kenduren-nan yang mempertemukan keharmonisan masyarakat lintas agama. Bertempat di serambi Masjid Nuril Anwar – Al Khair 7, acara ini menjadi simbol nyata kuatnya rajutan kebersamaan antara warga muslim dan non-muslim di lingkungan tersebut.
Acara yang berlangsung dengan penuh hikmat ini diawali dengan sesi doa bersama. Seluruh warga yang hadir, tanpa memandang latar belakang keyakinan, menundukkan kepala untuk mendoakan kedamaian, kerukunan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Dukuh Gambirsari.
Setelah doa bersama, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi kembul bujana (makan bersama dalam satu wadah/berkumpul). Menariknya, seluruh hidangan yang dinikmati dalam perayaan ini merupakan hasil gotong royong warga. Makanan dibawa secara sukarela dari rumah masing-masing, mencerminkan semangat saling berbagi dan kepedulian sosial yang sangat tinggi.
Ketua RW 10 Dukuh Gambirsari, Mahmud, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme dan kerukunan warga yang terus terjaga. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan. Kami berharap, semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkap Mahmud.
Warga Gambirsari, Habibi mengatakan toleransi dan keharmonisan warga menjadi pondasi kerukunan dalam hubungan kemasyarakatan. “Kami tentu senang dengan suasana ini, karena dengan toleransi ini menjadikan kehidupan lebih produktif dan tidak ada sekat, semua gotong royong,” ujarnya.
Sementara itu, Dirut RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmohko, dr, Ita Rima Rahmawati mengatakan, pihak rumah sakit terus melakukan pembenahan layanan melalui penguatan pelayanan spesialistik, pengembangan sarana prasarana, hingga peningkatan kompetensi SDM. Ia menegaskan, RSUD Salatiga juga terus mendorong digitalisasi pelayanan demi meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.
“Kami berharap forum ini menjadi ruang menerima masukan dan evaluasi agar pelayanan kesehatan di Kota Salatiga semakin berkualitas dan terpercaya,” ujarnya.