KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama

Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama

Toleransi saat Iduladha, Ratusan Warga Gambirsari Gelar Tradisi Kenduren dan Kembul Bujana Lintas Agama

Warga Gambirsari saat gelar Kembul Bujana di masjid Nuril Anwar (foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Dalam rangka merayakan momen Hari Raya Iduladha, warga Dukuh Gambirsari RW 10, Randuacir, menggelar tradisi Kenduren-nan yang mempertemukan keharmonisan masyarakat lintas agama. Bertempat di serambi Masjid Nuril Anwar – Al Khair 7, acara ini menjadi simbol nyata kuatnya rajutan kebersamaan antara warga muslim dan non-muslim di lingkungan tersebut.

Acara yang berlangsung dengan penuh hikmat ini diawali dengan sesi doa bersama. Seluruh warga yang hadir, tanpa memandang latar belakang keyakinan, menundukkan kepala untuk mendoakan kedamaian, kerukunan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Dukuh Gambirsari.

Setelah doa bersama, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi kembul bujana (makan bersama dalam satu wadah/berkumpul). Menariknya, seluruh hidangan yang dinikmati dalam perayaan ini merupakan hasil gotong royong warga. Makanan dibawa secara sukarela dari rumah masing-masing, mencerminkan semangat saling berbagi dan kepedulian sosial yang sangat tinggi.

Ketua RW 10 Dukuh Gambirsari, Mahmud, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme dan kerukunan warga yang terus terjaga. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan. Kami berharap, semoga kebersamaan ini terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkap Mahmud.

Warga Gambirsari, Habibi mengatakan toleransi dan keharmonisan warga menjadi pondasi kerukunan dalam hubungan kemasyarakatan. “Kami tentu senang dengan suasana ini, karena dengan toleransi ini menjadikan kehidupan lebih produktif dan tidak ada sekat, semua gotong royong,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmohko, dr, Ita Rima Rahmawati mengatakan, pihak rumah sakit terus melakukan pembenahan layanan melalui penguatan pelayanan spesialistik, pengembangan sarana prasarana, hingga peningkatan kompetensi SDM. Ia menegaskan, RSUD Salatiga juga terus mendorong digitalisasi pelayanan demi meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.

“Kami berharap forum ini menjadi ruang menerima masukan dan evaluasi agar pelayanan kesehatan di Kota Salatiga semakin berkualitas dan terpercaya,” ujarnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]