URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Event Mega KOI Show akan diadakan di Balairung Astina yang terletak di Hotel UTC Semarang mulai dari tanggal 11 Februrari hingga 13 Februari tahun 2022 mendatang. Dalam kontes ikan tingkat nasioal ini, peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah utama mobil hingga uang tunai dengan total jutaan rupiah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Event Mega KOI Show Dengan Hadiah Utama Mobil Hingga Uang Jutaan Rupiah

Event Mega KOI Show Dengan Hadiah Utama Mobil Hingga Uang Jutaan Rupiah

Event Mega KOI Show Dengan Hadiah Utama Mobil Hingga Uang Jutaan Rupiah

featured-img

SEMARANG – Event Mega KOI Show akan diadakan di Balairung Astina yang terletak di Hotel UTC Semarang mulai dari tanggal 11 Februrari hingga 13 Februari tahun 2022 mendatang.

Dalam kontes ikan tingkat nasioal ini, peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah utama mobil hingga uang tunai dengan total jutaan rupiah. Bagi penggemar ikan yang ingin berpartisipasi bisa langsung mendaftarkan diri di www.Megakoishow.Koishow.info.

“Peserta dapat mendaftarkan ikan koinya yang seharga mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 1,25 juta dengan ukuran yang berbeda-beda. Kita tidak memasang target ada berapa peserta yang mengikuti kontes ini,” ujar Agung, Panitia dari Mega Koi Show kepada wartawan, Rabu (9/2/22).

Ia mengatakan, event kontes semacam ini sudah diadakan beberapa kali. Namun, event yang digelar di Kota Lunpia ini sebagai batu loncatan untuk menjadi agenda rutinan setiap tahunnya.

“Event semacam ini sudah digelar tiga kali. Kalau kontes tingkat nasional baru pertama dan terbesar yang diadakan di Semarang. Kedepannya, eventnya sebagai agenda rutinan seperti di kota lainnya,” paparnya.

Di sisi lain, Agung menjelaskan ada beberapa kriteria perlombaan ikan koi yang akan dinilai dalam kontes salah satunya yaitu ikan yang ditandingkan memiliki ukuran mulai belasan hingga puluhan sentimeter.

“Kalau di Mega Koi Show, kategorinya size sampai 11-20 cm. Itu hanya ditingkat kita saja. Jika di tempat lainnya maksimal sampai 70 sentimeter,” tuturnya.

Kendati demikian, ia berfokus terhadap launchingnya kontes ikan koi di Ibu Kota Jawa Tengah. Oleh sebab itu, pihaknya bakal membatasi pendaftar dan penonton, serta menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama kontes berlangsung.

“Penonton umum, kita akan membatasi bila terlihat padat, kita akan memperhatikan untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, General Manajer UTC Adi memastikan bahwa kontes koi ini telah mengantongi izin dari Dinas maupun kepolisian. Oleh karena event ini sudah dipastikan sudah mematuhi peraturan yang berlaku.

“Mega Koi Show bisa terealisasi karena sudah memiliki izin dari dinas pariwisata hingga kepolisian setempat, kita juga sudah menyiapkan peduli lindungi dan prokes. Maka dari itu, saya siap support events mega koi show,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara