KABAR RASIKA

Faskes Mitra BPJS Kesehatan Siap Jalani Kredensialing dan Rekredensialing

Faskes Mitra BPJS Kesehatan Siap Jalani Kredensialing dan Rekredensialing

Faskes Mitra BPJS Kesehatan Siap Jalani Kredensialing dan Rekredensialing

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan melakukan serangkaian kegiatan kredensialing terhadap fasilitas kesehatan (faskes) seperti apotik, optik, klinik dan dokter keluarga, Rabu (20/01). Kali ini kegiatan kredensialing dilakukan pada optik di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sony Tito Nugroho mengatakan bahwa kredensialing merupakan kegiatan peninjauan dan penyimpanan data-data faskes berkaitan dengan pelayanan profesinya yang mencakup lisensi, perizinan, analisa pola praktik dan sertifikasi. Setelah serangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan, tahapan selanjutnya adalah kualifikasi faskes.

“Kualifikasi merupakan proses evaluasi untuk menyetujui atau menolak faskes apakah dapat diikat dalam kerja sama dengan BPJS kesehatan yang penilaiannya didasarkan pada aspek administrasi dan teknis pelayanan. Jadi faskes yang nanti terpilih benar-benar memenuhi aspek-aspek yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan dan berkualitas untuk melayani peserta JKN-KIS,” tutur Sony.

Sony menjelaskan, agar kepuasan dan kenyamanan peserta JKN-KIS terjaga, mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan melalui mitra kerja BPJS Kesehatan harus dipastikan melewati proses seleksi dan penilaian secara berkala setiap tahun.

Proses kredensialing ini disambut baik oleh Kepala Optik Central Optical, Deddy Anggoro, saat ditemui di sela-sela proses kredensialing. Menurut Deddy, proses kredensialing memang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan sudah beroperasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Menurut saya perlu dilakukan proses kredensialing ini untuk memastikan bahwa optik kami memang layak untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kami berkomitmen akan berusaha menyediakan kacamata sesuai kebutuhan peserta JKN-KIS. Kami juga berharap Optik Central Optical bisa menjadi solusi pilihan peserta JKN-KIS akan kebutuhan kacamata di Kabupaten Pekalongan,” jelas Deddy.

Sebagai penyedia alat kesehatan bagi peserta JKN-KIS, maka setiap optik wajib melalui proses kredensialing maupun rekredensialing. Kredensialing dilakukan optik yang baru akan menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sedangkan rekredensialing diperuntukkan bagi optik yang sudah bekerja sama dan akan melanjutkan kerja sama. Kegiatan kredensialing dan rekredensialing semata-mata dilakukan dalam upaya menjaga mutu yang diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan sebagai mitra BPJS Kesehatan.(ma/ey)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya, penyediaan air bersih, serta penguatan ketahanan pangan melalui budidaya ikan. Bagas menilai keberlanjutan program diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Muncar.
Ingin Tuntaskan Program Desa Wisata dan Air Bersih, Bagas kembali Maju di Pilkades Muncar
M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya,...
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa (20/10/2026), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong percepatan operasional KDMP serta penguatan peran koperasi sebagai penyerap produk lokal dan mitra UMKM untuk menggerakkan perekonomian desa.
Harga Barang Lebih Murah, Warga Pilih Belanja di Kopdes Merah Putih Bergas Kidul
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa...
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar, menyebabkan sekitar 60 siswa kehilangan ruang belajar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Pemerintah Kabupaten Semarang berencana membangun kembali gedung sekolah, sementara kegiatan belajar sementara dipindahkan ke musala SD Klepu 04.
TK Mekarsari II Pringapus Hangus Terbakar, 60 Siswa Direlokasi ke Musala
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar,...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berubah menjadi berawan. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berada pada rentang 45–75 persen.
21 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berawan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga...
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga melalui Bagana Banser membantu membersihkan puing kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Sabtu (17/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]