URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital

Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital

Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital

Lurah Blotongan Salatiga Chomsatun Menerima Kunjungan (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kelurahan Blotongan Salatiga memiliki kampung kuliner sate kambing di Kota Salatiga. Puluhan warung sate banyak berdiri di wilayah kelurahan ini. Blotongan juga memiliki wisata religi makam Ki Rono Sentiko, pasukan Pangeran Diponegoro.

Hal ini diungkapkan Lurah Blotongan, Chomsatun saat menerima kunjungan kerja Walikota Salatiga, Robby Hernawan, belum lama ini.
Chomsatun juga mengatakan Kelurahan Blotongan terus mengembangkan pelayanan publik berbasis digital melalui sistem pengurusan surat secara daring yang memudahkan masyarakat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor kelurahan.

Kelurahan Blotongan juga menghadirkan nama ikon menjadi sebuah aplikasi Sate Blotongan (Sarana Akses Terpadu E-Pembangunan Kelurahan Blotongan) yang memungkinkan masyarakat memantau usulan pembangunan secara lebih terbuka dan partisipatif. Inovasi tersebut diharapkan semakin meningkatkan transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan wilayah.

Sementara itu Kelurahan Kauman Kidul saat ini getol dengan wisata kelurahan adanya sawah yang asri yakni Sitalang.

Lurah Kauman Kidul, Nur Ichwan, menyampaikan bakal mengembangkan wilayahnya sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal melalui visi “Dari Sumber Daya Lokal, Menuju Destinasi Berkelas”.

Menurutnya, Kauman Kidul memiliki potensi besar melalui Kawasan Agrowisata Sitalang, wisata Sitalang River Tubing, hamparan persawahan yang asri, serta Noreen Farm sebagai agrowisata melon hidroponik yang mengedepankan edukasi pertanian modern.

Diketahui Walikota Salatiga, Robby Hernawan melakukan kunjungan tersebut bertujuan meninjau potensi wilayah sekaligus menyelaraskan program Pemerintah Kota Salatiga dengan pelaksanaan di tingkat kelurahan agar pelayanan publik dan pembangunan berjalan optimal.

Dirinya meminta seluruh aparatur kelurahan aktif mengawal program prioritas daerah. Menurutnya, kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan sehingga seluruh jajaran harus bergerak bersama, bersinergi, dan fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

BACA JUGA :

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga