URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kehadiran Festival Batu Akik di Kota Salatiga baru-baru ini menegaskan bahwa batu akik tidak hanya menjadi perhiasan indah tetapi juga memiliki nilai kelas yang tinggi, bahkan beberapa di antaranya memiliki harga yang setara dengan sepeda motor. Mahmud, ketua Panitia Festival Batu Mulia di Salatiga, menjelaskan kepada rasikafm.com bahwa acara tersebut bertujuan untuk memperkuat komunitas penjual batu akik dan meningkatkan harga batu akik serta mendukung perekonomian Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Mahmud, ketua Panitia Festival Batu Mulia di Salatiga saat melihat dari dekat koleksi batu
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran Festival Batu Akik dikota Salatiga belum lama ini semakin menjelaskan bahwa batu akik tidak hanya indah namun juga berkelas, harganya bahkan bisa untuk membeli sepeda motor.

Kepada rasikafm.com, Mahmud, ketua Panitia Festival Batu Mulia di Salatiga menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat komunitas penjual batu akik. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan harga batu akik dan mendukung perekonomian Kota Salatiga.

“Visi jangka panjang kami setelah acara ini adalah untuk menghidupkan kembali minat pada batu akik seperti 10 tahun lalu yang pernah booming. Kami juga ingin melatih generasi muda untuk menjadi juri bahkan juri nasional,” jelasnya.

Senada Supri, pengurus Salatiga Komunitas Batu Akik (SALAKOMBA) yang sebelumnya vakum, kini bangkit kembali dengan minat masyarakat yang semakin luas berharap bahwa kontes batu ini dapat menjadi bagian dari wisata urban dan dijadwalkan secara rutin sebagai bagian dari kalender acara.

Sementara itu bagi Roy Sudiarto telah menaruh minat dan mengoleksi batu akik dan batu mulia sejak 13 tahun lalu. Baginya, daya tarik batu terletak pada variasi warna dan bentuk yang unik.

“Bagi saya, ini pertama-tama adalah hobi. Kedua, saya tertarik dengan keunikan warna, kejelasan, dan bentuknya,” ucapnya santai.

Roy mengungkapkan bahwa koleksinya saat ini mencapai sekitar 700 batu dari berbagai jenis, termasuk batu lokal dan batu mulia.

“Hari ini, saya mengikuti lomba atau festival batu mulia dengan 70 batu dari koleksi saya. Batu-batu yang saya ikutkan dalam lomba termasuk batu bacan, ametis, junjung drajat, dan batu pirus. Saya hampir mengikuti semua kelas,” jelas pria yang juga merupakan pemilik konter HP Centra Nusa di Salatiga.

Lebih lanjut, Roy menyatakan bahwa beberapa batu dalam koleksinya menjadi maskot, seperti batu rubi, safir, dan batu kalsedon. Setiap batu memiliki keunikan dan karakteristiknya sendiri.

Roy saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur