KABAR RASIKA

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Festival Batu Mulia di Salatiga, Ajang Pamer Batu Mahal dan Berkelas

Mahmud, ketua Panitia Festival Batu Mulia di Salatiga saat melihat dari dekat koleksi batu

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran Festival Batu Akik dikota Salatiga belum lama ini semakin menjelaskan bahwa batu akik tidak hanya indah namun juga berkelas, harganya bahkan bisa untuk membeli sepeda motor.

Kepada rasikafm.com, Mahmud, ketua Panitia Festival Batu Mulia di Salatiga menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat komunitas penjual batu akik. Salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan harga batu akik dan mendukung perekonomian Kota Salatiga.

“Visi jangka panjang kami setelah acara ini adalah untuk menghidupkan kembali minat pada batu akik seperti 10 tahun lalu yang pernah booming. Kami juga ingin melatih generasi muda untuk menjadi juri bahkan juri nasional,” jelasnya.

Senada Supri, pengurus Salatiga Komunitas Batu Akik (SALAKOMBA) yang sebelumnya vakum, kini bangkit kembali dengan minat masyarakat yang semakin luas berharap bahwa kontes batu ini dapat menjadi bagian dari wisata urban dan dijadwalkan secara rutin sebagai bagian dari kalender acara.

Sementara itu bagi Roy Sudiarto telah menaruh minat dan mengoleksi batu akik dan batu mulia sejak 13 tahun lalu. Baginya, daya tarik batu terletak pada variasi warna dan bentuk yang unik.

“Bagi saya, ini pertama-tama adalah hobi. Kedua, saya tertarik dengan keunikan warna, kejelasan, dan bentuknya,” ucapnya santai.

Roy mengungkapkan bahwa koleksinya saat ini mencapai sekitar 700 batu dari berbagai jenis, termasuk batu lokal dan batu mulia.

“Hari ini, saya mengikuti lomba atau festival batu mulia dengan 70 batu dari koleksi saya. Batu-batu yang saya ikutkan dalam lomba termasuk batu bacan, ametis, junjung drajat, dan batu pirus. Saya hampir mengikuti semua kelas,” jelas pria yang juga merupakan pemilik konter HP Centra Nusa di Salatiga.

Lebih lanjut, Roy menyatakan bahwa beberapa batu dalam koleksinya menjadi maskot, seperti batu rubi, safir, dan batu kalsedon. Setiap batu memiliki keunikan dan karakteristiknya sendiri.

Roy saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px