KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

FWPJT Gelar Ngabuburit Jurnalis FGd 1 Tahun Luthfi Yasin

FWPJT Gelar Ngabuburit Jurnalis FGd 1 Tahun Luthfi Yasin

FWPJT Gelar Ngabuburit Jurnalis FGd 1 Tahun Luthfi Yasin

Polemik pajak opsen kendaraan bermotor memicu tagar Stop Bayar Pajak dan sorotan publik terhadap kepemimpinan Jawa Tengah. Pengamat Undip Nurhidayat Sardini dan Ketua TPPD Jateng Zulkifli membahasnya di Gedung Ghradika Praja, Semarang, Senin (23/2/2026). Isu muncul akibat kesenjangan komunikasi dan persepsi publik. Diskusi menekankan transparansi kinerja Gubernur Ahmad Luthfi–Taj Yasin serta evaluasi berbasis data.
Foto dok IST
Suasana Diskusi Ngabuburit 1 tahun kepemimpinan Luthfi Yasin

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Sampai saat ini, fenomena pajak opsen kendaraan bermotor masih menjadi polemik ditengah situasi bencana alam yang tidak menentu. Tak heran, muncul pertanyaan dari masyarakat, apakah Jawa Tengah punya seorang Gubernur.Hingga puncaknya adalah muncul tagar Stop Bayar Pajak.

Sepi ing pamrih, Rame ing gawe, boleh jadi filsafat yang dipegang orang Jawa dalam memimpin. Namun menurut pengamat kebijakan publik dari Universitas Diponegoro Semarang, Nurhidayat Sardini, tidak bisa diberlakukan untuk masyarakat di era demokrasi saat ini.

“Pejabat publik pemilik otoritas, apa yang dilakukan wajib diketahui. Supaya orang tahu bahwa pajak yang dibayarkan digunakan sebaik mungkin.Sehingga muncul persepsi publik,” sebut Nurhidayat Sardini, dalam diskusi Ngabuburit Jurnalis FGd 1 Tahun Luthfi Yasin “Ngopeni Nglakoni”, Senin 23 Februari 2026 di Gedung Ghradika Praja Gubenuran, Semarang.

Persoalan kedua, ditambahkan Sardini, kinerja pemimpin juga patut dilihat supaya masyarakat akhirnya juga berpartisipasi terhadap pembangunan.

Kesenjangan komunikasi antara birokrasi dengan persepsi publik yang tidak memadai disini terjadi. Sayang sekali bekerja keras tidak dilihat masyarakat bahkan dianggapnya tidak berprestasi.

“Vox Populi Vox dei tidak terekam. Kesalahan persepsi akan terus terjadi, ini bisa berbahaya seperti yang terjadi di Pati.Jadi sudah harus disudahi,” ucap Sardini.

Ketua TPPD Jawa Tengah, Zulkifli menjelaskan selama satu tahun Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi – Taj Yasin memimpin, terlihat banyak perbaikan dilihat dari delapan indikator yang ada.

“Kemiskinan 9,66 persen sekarang turun menjadi 9,39 persen. Indikator reformasi membaik, integritas nasional, demokrasi, hingga pengangguran bahkan ekonomi pun naik menjadi 5,37 persen di Jawa Tengah.Jadi ini menjawab Jawa Tengah sebenarnya punya Gubernur atau tidak, silahkan menjawab,” ucapnya.

Pekerjaan rumah Luthfi Yasin saat ini terletak di sektor pendidikan. Harapan lama sekolah masih paling lama diatas Jawa Barat.

“Angka harapan hidup msh jd PR. Masih ada sekitar 22 kecamatan yang tidakmemmiliki sama sekali sekolah,” ucapnya.

Menutup diskusi kali ini, Nurhidayat Sardini kembali mengingatkan untuk tidak hanya bicara angka, karena bisa menjebak.

“Satu tahun bukan waktu yang lama atau singkat.Satu tahun tidak cukup menilai, sementara kondisi masih seperti saat ini,” tutupnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]