URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Wonosobo nekat menerobos barisan saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/10/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun dari Pelajar saat Upacara Hari Sumpah Pemuda

Ganjar Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun dari Pelajar saat Upacara Hari Sumpah Pemuda

Ganjar Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun dari Pelajar saat Upacara Hari Sumpah Pemuda

featured-img

Wonosobo – Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Wonosobo nekat menerobos barisan saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/10/2022). Pelajar bernama Moh Syahril Maulana Malik itu ingin memberikan kejutan dan ucapan selamat ulang tahun kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia memberikan kue ulang tahun yang dibuat bersama ibunya khusus untuk Ganjar Pranowo.

Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Wonosobo memberikan kejutan kue ulang tahun kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pelajar tersebut diketahui bernama Moh Syahril Maulana Malik, pelajar SMPN 1 Wonosobo. Kue ulang tahun itu dibuat sendiri oleh Syahril dibantu oleh ibunya.

Peristiwa itu terjadi saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Wonosobo, Jumat (28/10/2022). Ganjar Pranowo saat itu baru saja selesai menjadi inspektur upacara. Sesaat setelah ia kembali dan duduk di kursi tamu undangan, tiba-tiba seorang pelajar (Syahril) berlari menerobos barisan upacara.

Syahril berlari ke arah tempat duduk Ganjar sembari membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilin di atasnya. Sesampainya di depan tempat tamu undangan, Syahril langsung menyerahkan kue ulang tahun itu kepada tokoh idolanya, Ganjar Pranowo.

“Tasik kasih kue ulang tahun kepada Pak Ganjar. Saya ngefans dan mengidolakan Pak Ganjar. Sering lihat di Youtube dan media sosial. Orangnya baik, ramah, dan jujur,” ujar Syahril saat ditemui usai menyerahkan kue ulang tahun kepada Ganjar.

Syahril mengaku kue itu sengaja ia bawa dari rumah untuk diberikan kepada Ganjar Pranowo saat upacara Hari Sumpah Pemuda di Alun-alun Kabupaten Wonosobo. Ia memberikan kue itu sebagai hadiah ulang tahun Ganjar Pranowo yang ke-54. Kebetulan ulang tahun Ganjar bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.

“Kuenya bawa dari rumah, tadi berangkat naik motor. Itu inisiatif sendiri, kue yang buat ibu saya, khusus untuk Pak Ganjar,” jelasnya.

Selain memberikan kue, Syahril juga menyampaikan doa kepada Ganjar Pranowo. Doa itu dibalas dengan doa dari Ganjar agar Syahril rajin belajar.

“Selamat ulang tahun ke-54, semoga sehat selalu, Pak Ganjar,” ujarnya.

Ganjar Pranowo mengaku terharu atas kejutan yang diberikan oleh Syahril. Apalagi Ganjar merupakan sosok yang tidak pernah merayakan ulang tahunnya sendiri. Tapi setiap peringatan Hari Sumpah Pemuda selalu saja ada yang memberikan kejutan karena kebetulan tanggal lahirnya sama dengan peringatan Sumpah Pemuda.

“Saya itu orang yang tidak pernah merayakan ulang tahun ya. Tapi selalu saja dalam perayaan sumpah pemuda, karena tanggal lahirnya kebetulan sama, ada saja (kejutan) dan itu dari anak-anak. Terima kasih, bikin terharu. Mudah-mudahan ia menjadi anak hebat, sukses cita-citanya, punya semangat seperti orang yang bersumpah sebagai seorang pemuda,” kata Ganjar menanggapi kejutan dari Syahril.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved