URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Kejurprov National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah di GOR Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Selasa (25/10/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar: Kejurprov Jadi Ajang Mencetak Atlet Berprestasi 

Ganjar: Kejurprov Jadi Ajang Mencetak Atlet Berprestasi 

Ganjar: Kejurprov Jadi Ajang Mencetak Atlet Berprestasi 

featured-img

Surakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Kejurprov National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah di GOR Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Selasa (25/10/2022). Ganjar berharap Kejurprov menjadi ruang uji kemampuan dan mencetak atlet-atlet masa depan NPCI dari Jawa Tengah.

“Kejurprov ini kita harapkan bisa menjadi seleksi, tempat mereka juga menguji kemampuan diri sehingga kelak kemudian mereka akan bisa tanding ke jenjang yang lebih tinggi. Itu pasti membanggakan ia sendiri, keluarganya,dan kita yang ada di sana. Ini ruang buat mereka menunjukan kehebatan dan talentanya,” kata Ganjar Pranowo usai acara.

Ganjar menjelaskan, potensi atlet NPCI Jawa Tengah sangat luar biasa. Ia mengibaratkan bahwa atlet-atlet itu merupakan mutiara. Mutiara itu dapat bersinar apabila terus digosok dengan memberikan kesempatan para atlet itu untuk unjuk bakat dan kehebatan serta sesering mungkin memberikan jam terbang.

“Ini bagian dari menyemangati para atlet NPCI. Kepengurusan sudah terbentuk, dukungan di kabupaten/kota bagus dan potensi-potensi atlet dari NPCI di Jawa Tengah itu luar biasa. Itulah yang bisa kita kontribusikan, bagaimana kawan-kawan yang berkebutuhan khusus itu punya talenta yang hebat, olahraganya bagus,” jelasnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu berkali-kali mengatakan bahwa Jawa Tengah harus menjadi pabrik yang memproduksi atlet-atlet berprestasi. Tidak terkecuali atlet dari NPCI. Maka dari itu Kejurprov juga menjadi ajang untuk kaderisasi atlet NPCI di Jawa Tengah.

“Kaderisasi untuk atlet harus bisa kita lakukan. Mimpi saya satu, Jateng jadi pabriknya atlet NPCI. Sekarang Presiden memberikan kesetaraan atlet NPCI dengan atlet yang lain. Kalau mereka berprestasi, reward-nya juga sama sehingga hari ini mereka punya semangat yang luar biasa,” kata Ganjar.

Kejurprov NPCI Jawa Tengah tahun 2022 ini diikuti oleh 581 atlet dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Mereka terdiri atas 469 atlet kuota kampus dan 112 atlet nonkampus atau dikirim mandiri oleh pengurus cabang daerah. Ratusan atlet itu akan bersaing dalam 8 cabang olahraga disabilitas pada 25-27 Oktober 2022.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara