KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Jateng ke Lampung di rumah dinas, Senin (19/6/2023) malam.

Semarang – Suasana bahagia tergambar, saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Jateng ke Lampung. Para pelajar ini akan mengikuti Jumbara Nasional IX, di Lampung Selatan, pada 2-10 Juli 2023.

Satu persatu, mereka ditanya Ganjar tentang kesiapan mengikuti Jumbara Nasional. Mereka tampak percaya diri, siap bertemu dan mendapat pengalaman baru, pada event tersebut.

“Melihat anak-anak PMR ya, ada yang SD, ada yang SMP, ada yang SMA. Mereka mau berangkat ke Lampung,” kata Ganjar di rumah dinas, Senin (19/6/2023) malam.

Ganjar senang bisa melepas 38 orang pelajar bersama 22 orang pendamping ke Lampung. Apalagi, mereka sudah memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi sejak dini, dan mempunyai keterampilan bermanfaat buat orang lain.

“Suka menolong, punya keterampilan dalam pertolongan pertama, mereka belajar aksi kemanusiaan, seperti paham soal donor darah, bahkan mereka bisa mengekspresikan keseniannya,” katanya.

Ganjar juga mengajak kontingen PMR Jateng berdiskusi tentang hubungan sosial dan silaturahmi. Dia pun turut menyaksikan mereka bernyanyi, bergembira, dan bersuka cita.

“Jiwa kemanusiaannya sudah tumbuh bahkan dari anak-anak SD juga dan mereka akan mengekspresikan dirinya dengan segala kecakapan yang mereka miliki, dengan bakat-bakat yang mereka miliki,” tandas gubernur.

Dia berharap, kontingen PMR Jateng mendapatkan banyak teman dari seluruh Indonesia, dalam perhelatan Jumbara Nasional. Ganjar juga berpesan kepqda pendamping, agar menjaga mereka dengan baik.

“Mereka bisa berbagi pengalaman tentang hal-hal yang baik, hal-hal yang kemanusiaan. Maka inilah budi pekerti yang bisa didapatkan dari PMR. Mereka didampingi oleh kawan-kawan PMI dari Jawa Tengah. Mudah-mudahan sukses dengan kawan-kawan yang baik hati,” pungkas Ganjar.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px