URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Jateng menuju Lampung. Para pelajar ini akan mengikuti Jumbara Nasional IX yang akan diselenggarakan di Lampung Selatan pada tanggal 2-10 Juli 2023. Ganjar secara personal menanyakan kesiapan mereka untuk mengikuti acara Jumbara Nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Ganjar Lepas Kontingen PMR Jateng ke Jumbara Nasional IX

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Jateng ke Lampung di rumah dinas, Senin (19/6/2023) malam.
featured-img

Semarang – Suasana bahagia tergambar, saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Jateng ke Lampung. Para pelajar ini akan mengikuti Jumbara Nasional IX, di Lampung Selatan, pada 2-10 Juli 2023.

Satu persatu, mereka ditanya Ganjar tentang kesiapan mengikuti Jumbara Nasional. Mereka tampak percaya diri, siap bertemu dan mendapat pengalaman baru, pada event tersebut.

“Melihat anak-anak PMR ya, ada yang SD, ada yang SMP, ada yang SMA. Mereka mau berangkat ke Lampung,” kata Ganjar di rumah dinas, Senin (19/6/2023) malam.

Ganjar senang bisa melepas 38 orang pelajar bersama 22 orang pendamping ke Lampung. Apalagi, mereka sudah memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi sejak dini, dan mempunyai keterampilan bermanfaat buat orang lain.

“Suka menolong, punya keterampilan dalam pertolongan pertama, mereka belajar aksi kemanusiaan, seperti paham soal donor darah, bahkan mereka bisa mengekspresikan keseniannya,” katanya.

Ganjar juga mengajak kontingen PMR Jateng berdiskusi tentang hubungan sosial dan silaturahmi. Dia pun turut menyaksikan mereka bernyanyi, bergembira, dan bersuka cita.

“Jiwa kemanusiaannya sudah tumbuh bahkan dari anak-anak SD juga dan mereka akan mengekspresikan dirinya dengan segala kecakapan yang mereka miliki, dengan bakat-bakat yang mereka miliki,” tandas gubernur.

Dia berharap, kontingen PMR Jateng mendapatkan banyak teman dari seluruh Indonesia, dalam perhelatan Jumbara Nasional. Ganjar juga berpesan kepqda pendamping, agar menjaga mereka dengan baik.

“Mereka bisa berbagi pengalaman tentang hal-hal yang baik, hal-hal yang kemanusiaan. Maka inilah budi pekerti yang bisa didapatkan dari PMR. Mereka didampingi oleh kawan-kawan PMI dari Jawa Tengah. Mudah-mudahan sukses dengan kawan-kawan yang baik hati,” pungkas Ganjar.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut