URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima banyak usulan perbaikan jalan pada Musrenbang di wilayah Jekutibanglor (Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora). Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyampaikan bahwa jalan di wilayah Rembang banyak mengalami kerusakan dan berharap bantuan dari pemerintah untuk pembangunan ini. Ganjar Pranowo telah mengkonsolidasikan seluruh kekuatan untuk menangani jalan rusak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Pranowo Terima Banyak Usulan Perbaikan Jalan di Musrenbang Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Terima Banyak Usulan Perbaikan Jalan di Musrenbang Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Terima Banyak Usulan Perbaikan Jalan di Musrenbang Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima banyak usulan perbaikan jalan pada Musrenbang di wilayah Jekutibanglor (Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora). Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyampaikan bahwa jalan di wilayah Rembang banyak mengalami kerusakan dan berharap bantuan dari pemerintah untuk pembangunan ini. Ganjar Pranowo telah mengkonsolidasikan seluruh kekuatan untuk menangani jalan rusak.
(Dok. Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menghadiri musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di wilayah Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora (Jekutibanglor) di Pendopo Kabupaten Rembang, Kamis (16/3/2023).
featured-img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo banyak mendapatkan usulan terkait infrastruktur khususnya perbaikan jalan saat Musrenbang di wilayah Jekutibanglor (Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Blora) di pendopo Kabupaten Rembang, Kamis (16/3/2023). Infrastruktur yang banyak diusulkan adalah perbaikan jalan.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, kondisi jalan di wilayah Rembang banyak mengalami kerusakan. Dia menuturkan, sudah ada anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan, namun masih kurang.

“Masih banyak jalan alternatif yang kondisinya rusak. Kebanyakan di daerah perbatasan dengan kabupaten lain. Seperti Jalan Sulang-Tritilan, jembatan penghubung Jatihadi dan lainnya. Kami berharap bantuan dari Pak Ganjar untuk pembangunan ini,” kata dia.

Usulan terkait perbaikan jalan juga disampaikan Bupati Jepara, Kudus, Pati dan Blora. Selain itu, pembangunan RTLH, pengentasan kemiskinan dan lain-lain juga ikut diusulkan.

Menanggapi hal itu, Ganjar mengatakan sudah bergerak cepat untuk penanganan jalan rusak. Pihaknya telah mengkonsolidasikan seluruh kekuatan, baik dari provinsi, kabupaten hingga pemerintah pusat.

“Alhamdulillah kami sudah dibantu. Seperti jalan di Rembang ini akhirnya dapat ratusan miliar. Mudah-mudahan selesai tahun ini,” katanya.

Selain Rembang, bantuan perbaikan jalan juga diberikan kepada daerah lain seluruh Jawa Tengah. Total sekitar Rp 1,1 triliun bantuan yang diberikan pusat untuk perbaikan jalan di Jateng.

“Mudah-mudahan Musrenbang juga membuka mata kita semuanya termasuk dari DPRD agar politik anggaran kita nantinya, mesti disiapkan untuk mengarahkan atau mengantisipasi situasi seperti itu terulang. Maka tadi saya propose langsung, mungkin nggak ya teman-teman DPRD agar penanganannya lebih cepat. Kita lakukan APBD perubahan yang lebih cepat. Lebih maju,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan, usulan masyarakat melalui e-Musrenbang sudah masuk 14.717 dengan total usulan anggaran Rp 22,1 triliun. Nantinya, semua usulan itu akan diklasifikasi mana yang menjadi prioritas.

“Nanti akan ada desk, teknis sifatnya antar kabupaten kota prioritasmu yang mana, anggaran kita berapa. Sehingga pada saat itu nanti kami akan bisa tahu dari kemampuan yang ada itu berapa kemudian yang bisa diberikan, itu butuh keputusan politik,” katanya.

Sebab lanjut dia, tidak mungkin semua usulan bisa dieksekusi. Rata-rata, pertahun rata-rata Rp 6 triliun dari anggaran usulan yang bisa dikerjakan.

“Tapi tentu kami tidak tinggal diam. Sisanya nanti kami konsolidasikan dengan kekuatan lain. Bisa APBD, APBDes sampai APBN. Sebab pasti itu bisa kita selesaikan dengan kolaborasi semuanya,” pungkasnya.

Musrenbang Wilayah yang digelar Ganjar dilaksanakan di 6 eks karesidenan di Jawa Tengah. Saat pelaksanaan Musrenbangwil di eks karesidenan Pati, sejumlah pihak dilibatkan. Mulai unsur pejabat, masyarakat sipil, kelompok disabilitas, forum anak dan perempuan.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan