URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sekar menemui Ganjar Pranowo untuk memohon doa restu dan dukungan atas keikutsertaannya dalam kejuaraan tingkat internasional "World Changmookwan Championship 2021" pada 6 November 2021 mendatang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Belia Asal Ungaran

Ganjar Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Belia Asal Ungaran

Ganjar Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Belia Asal Ungaran

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan tamu istimewa. Ia adalah Anandea Sekar Rafina, atlet belia asal Ungaran, Kabupaten Semarang. Sekar merupakan atlet Taekwondo yang masih berusia 10 tahun yang berhasil meraih medali emas hanya dalam kurun 20 hari. Dalam kesempatan bertemu Gubernur ia unjuk kebolehan memperagakan jurus-jurus andalannya. Ganjar pun tampak terkesima memperhatikannya.

Awal mula Sekar menemui Ganjar Pranowo untuk memohon doa restu dan dukungan atas keikutsertaannya dalam kejuaraan tingkat internasional “World Changmookwan Championship 2021” pada 6 November 2021 mendatang. Juga melaporkan berbagai prestasi yang diraihnya sejauh ini.

Saat bertemu Ganjar, Sekar pun diminta untuk unjuk kebolehan memperagakan beberapa jurus yang dikuasainya.

“Coba saya mau lihat jurusmu. Di sini saja,” kata Ganjar meminta siswa kelas 5 SD Hj Isriati Moenadi Ungaran itu memperlihatkan keahlian sebagai atlet taekwondo.

Sekar merupakan atlet taekwondo belia berprestasi asal Ungaran, Kabupaten Semarang. Pada usia yang masih belia, Sekar sudah meraih banyak medali emas dari berbagai event yang diikuti sejak tahun 2018 lalu.

Terakhir Sekar mencatatkan prestasi sebagai atlet taekwondo belia yang mampu meraih empat medali emas dalam waktu 20 hari. Prestasi itu diraih selama mengikuti empat kejuaraan pada bulan September 2021 lalu. Salah satu medali emas diraih saat Sekar mengikuti kejuaraan tingkat internasional di Gorontalo pada awal September 2021.

Sekar saat menemui Ganjar Pranowo untuk memohon doa restu dan dukungan atas keikutsertaannya dalam kejuaraan tingkat internasional “World Changmookwan Championship 2021” pada 6 November 2021 mendatang.

“Ini atlet keren banget. Anak muda, cewek, namanya Sekar. Usianya baru 10 tahun tetapi medalinya sudah banyak banget. Ini salah satu medali yang didapatkan itu,” kata Ganjar.

Ganjar juga memberikan dukungan kepada semua atlet muda di Jawa Tengah untuk terus berlatih dan menyiapkan diri sebaik mungkin. Tujuannya ke depan tidak hanya mengharumkan nama Jawa Tengah tetapi juga Indonesia.

“Ini menjadi atlet muda yang musti kita siapkan sejak dini sehingga nantinya bisa menjadi atlet hebat. Tidak hanya mewakili Jawa Tengah tetapi juga Indonesia,” ungkap Ganjar.*

Sumber: Humas Pemprov Jateng

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga