URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemeriksaan kelaikan bus dilakukan petugas gabungan Dishub, Satlantas, Dinas Kesehatan, dan pengelola Terminal Tipe A Tingkir di Salatiga, Kamis (12/3/2026), guna memastikan kendaraan dan awak bus siap menghadapi arus mudik Lebaran melalui ramp check kendaraan serta tes kesehatan pengemudi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gelar Ramp check di Terminal Tingkir, Petugas Temukan APAR Kadaluarsa

Gelar Ramp check di Terminal Tingkir, Petugas Temukan APAR Kadaluarsa

Gelar Ramp check di Terminal Tingkir, Petugas Temukan APAR Kadaluarsa

Pemeriksaan kelaikan bus dilakukan petugas gabungan Dishub, Satlantas, Dinas Kesehatan, dan pengelola Terminal Tipe A Tingkir di Salatiga, Kamis (12/3/2026), guna memastikan kendaraan dan awak bus siap menghadapi arus mudik Lebaran melalui ramp check kendaraan serta tes kesehatan pengemudi.
Foto Arief Rasika
Petugas memeriksa apar di bus saat gelar ramcek di Terminal Tingkir Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kegiatan tersebut dilakukan oleh petugas gabungan, Dishub, Satlantas, Dinas Kesehatan dan petugas dari Terminal Tipe A Tingkir Salatiga terhadap sejumlah bus yang masuk ke dalam Terminal. Kamis (12.3.2026)

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Chandra Yanuar mengatakan Ramp check dilakukan untuk menghadapi arus mudik dan balik. Selain itu pihaknya tidak ingin peristiwa laka di Tol Jatingaleh adanya bus yang terguling yang mengakibatkan korban jiwa tidak terulang

Pantauan RASIKA FM dilokasi,  petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap sejumlah bus yang masuk ke Terminal Tipe A Tingkir.

“Kami bekerja sama dengan Satlantas Polres Salatiga, Dinas Perhubungan Kota Salatiga, dan Dinas Kesehatan dalam melaksanakan ramp check terpadu, memastikan kendaraan bus ini laik jalan dan laik operasional,” kata Vicky.

Menurut dia, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan serta kesehatan awak bus. Pemeriksaan kesehatan meliputi tes urine, pengecekan gula darah, kolesterol, tekanan darah, hingga pemeriksaan fisik dasar seperti tinggi dan berat badan.

“Untuk sementara ini hasilnya masih laik untuk melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Meski demikian, petugas masih menemukan sejumlah kekurangan pada beberapa bus yang diperiksa. Di antaranya alat pemadam api ringan (APAR) yang sudah kedaluwarsa, sabuk pengaman yang hanya tersedia di kursi pengemudi, serta pintu darurat yang terhalang.

“Beberapa bus kami temukan APAR-nya kedaluwarsa. Lalu seat belt hanya ada di kursi pengemudi, untuk penumpang belum ada. Pintu darurat juga masih ada yang terhalang,” kata Vicky.

Temuan tersebut, kata dia, langsung disampaikan kepada awak kendaraan untuk diteruskan kepada perusahaan otobus. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah juga akan mengirimkan surat kepada pimpinan perusahaan agar segera melengkapi kekurangan tersebit.

Sementara itu salah seorang sopir menolak tegas jika apar miliknya kadaluarsa.
Menurutnya pihak perusahaan sudah mengganti isi apar namun stiker dari tokonya belum dipasang. “Apar yang kami miliki baru, namun oleh garasi bus stikernya belum dipasang” Ujar kru bus

Rita dari Dinkes Salatiga , mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan ringan kepada para pengemudi bus. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta tes narkoba.

Selain itu, tim juga memeriksa makanan siap saji yang dijual di area terminal bekerja sama dengan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan.

“Untuk hasil pemeriksaan sopir sampai sekarang masih aman,” kata Rita.

Ia menambahkan, gangguan kesehatan yang kerap ditemukan pada pengemudi umumnya berkaitan dengan kelelahan akibat kurang istirahat, yang bisa memicu tekanan darah meningkat atau gangguan metabolik.

Sementara itu, sopir bus, Eko Prasetya menyambut baik kegiatan ramp check tersebut. Ia menilai pemeriksaan kendaraan dan kesehatan kru penting untuk menjamin keselamatan penumpang.
“Dengan adanya pemeriksaan ini faktor keamanan dan keselamatan penumpang lebih terjamin. Kalau tidak ada cek seperti ini, bisa saja bus yang seharusnya tidak jalan tetap beroperasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, perusahaan otobus tempatnya bekerja menyiapkan sekitar 12 unit armada untuk melayani penumpang.(rief)

Kepala terminal Tingkir, Vicky Chandra Yanuar saat diwawancara Rasika

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum