RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gosyenrun Salatiga 10K, Kolaborasi Lari, Trek Menantang dan Wisata Alam

Gosyenrun Salatiga 10K, Kolaborasi Lari, Trek Menantang dan Wisata Alam

Gosyenrun Salatiga 10K, Kolaborasi Lari, Trek Menantang dan Wisata Alam

Ajang lomba lari maraton Gosyenrun Salatiga 10K akan digelar pada Minggu, 11 Mei 2025 mendatang di Kota Salatiga, menghadirkan kombinasi antara olahraga lari, trek menantang, dan potensi wisata lokal. Kegiatan ini diprakarsai oleh Front One Gosyen Hotel Salatiga yang diwakili General Manager Grace Primadonna, dengan lokasi start dari Hotel Front One di Jalan Jenderal Sudirman.
Foto Arief Rasika
Panitia Gosyenrun Salatiga 10K saat gelar jumpa pers dengan media di Salatiga Senin (28/4/2025).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Anda pecinta even lari? Kehadiran ajang Gosyenrun Salatiga 10K mungkin menjadi salah satu pilihan yang wajib untuk diikuti.

Ya………..
Dalam lomba lari maraton tersebut memadukan antara olahraga lari, trek yang menantang, dan wisata Kota Salatiga. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada Minggu (11/5/2025) mendatang.

General Manager Front One Gosyen Hotel Salatiga selalu penyelenggara, Grace Primadonna mengatakan, kegiatan lomba lari ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempromosikan potensi wisata Kota Salatiga.

”Salatiga tidak memiliki banyak destinasi wisata alam. Sehingga, perlu event-event yang mengundang orang datang. Meski begitu, nanti peserta lari akan diajak melewati ikon-ikon kota yang menjadi kebanggaan warga seperti Tugu Jam,” terangnya, saat konferensi pers di Front One Hotel Salatiga, Senin (28/4/2025)

Dijelaskan, pendaftaran lomba lari ini sendiri telah dibuka sejak awal April 2025 dan akan ditutup pada 1 Mei 2025. Adapun peserta yang kini telah mendaftar sebanyak 400 orang.

Donna menyatakan, pada gelaran lomba ini juga akan diramaikan oleh sejumlah pelari kategori master yang legendaris. Di antaranya Maria Kristin, Ngatiman, dan Ruwiyati dengan menggandeng event organizer Urace.

Direktur Urace, Igo menerangkan lomba ini menjadi ajang lari pertama di Salatiga yang berskala cukup besar dan diharapkan bisa menjadi agenda tahunan. Untuk tiket pendaftaran sendiri dibanderol Rp 215.000 untuk kategori 10K dan Rp 295.000 untuk kategori 5K.

”Terdapat dua kategori yang dilombakan, yaitu 10K dan 5K, dengan hadiah bernilai jutaan rupiah untuk para juara. Rute lari lomba akan dimulai dari Hotel Front One di Jalan Jenderal Sudirman. Start kategori 10K dijadwalkan pada pukul 05.30 WIB, disusul kategori 5K pada pukul 05.45 WIB,” paparnya.

Igo mengaku, rute lari akan diatur melewati sejumlah kawasan wisata Salatiga antara lain sentra pengolahan singkong Argo Telo. Meski, rute tidak panjang, namun trek di Kota Salatiga yang banyak tanjakan menjadi tantangan para peserta.

Sehingga kepada peserta diharapkan tetap rutin berlatih sebelum hari lomba, terutama untuk kategori master yang diperuntukkan bagi pelari berusia di atas 40 tahun.

Lebih lanjut, setiap peserta akan mendapatkan fasilitas berupa timing chip, jersey, dan medali finisher. Adapun rincian hadiah lomba Kategori Open 10K juara 1 Rp 2,5 juta, lalu juara 2 Rp 1,5 juta dan juara 3 Rp 1 juta.

”Kategori Master peringkat 1 Rp 1 juta untuk posisi kedua Rp 750 ribu, dan peringkat 3 Rp 500 ribu. Sedangkan kategori 5K umum juara 1 Rp 1 juta dan kedua Rp 750 ribu kemudian posisi 3 Rp 500 ribu. Sedangkan 5K pelajar tersedia hadiah berupa uang pembinaan, voucher, dan produk dari sponsor,” tandasnya.

Panita sedang menjelaskan kegiatan Gosyenrun Salatiga 2025

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran