URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Akan dibuat jadwal piket bagi guru dan siswa saat libur sekolah. Selain itu mereka juga akan diawasi agar tidak bepergian ke luar kota untuk berlibur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Guru dan Siswa di Kabupaten Semarang Dilarang Bepergian ke Luar Kota Saat Liburan Sekolah

Guru dan Siswa di Kabupaten Semarang Dilarang Bepergian ke Luar Kota Saat Liburan Sekolah

Guru dan Siswa di Kabupaten Semarang Dilarang Bepergian ke Luar Kota Saat Liburan Sekolah

featured-img

UNGARAN – Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang telah menerbitkan Surat Edaran (SE) kepada masing-masing satuan pendidikan. Dalam SE tersebut guru dan orang tua siswa di Kabupaten Semarang diminta mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan aturan tentang libur sekolah.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo menuturkan pihaknya meminta orang tua dan tenaga pendidik tidak melakukan perjalanan ke luar kota saat libur sekolah.

“Sesuai kalender pendidikan maka pada 18 Desember 2021 merupakan hari terakhir kegiatan di sekolah. Selama libur sekolah akhir tahun nanti, hendaknya tidak pergi liburan ke luar daerah,” ungkapnya.

Untuk membantu memastikan peserta didik tidak bepergian ke luar kota, pihak sekolah bakal memaksimalkan monitoring serta pengawasan melalui guru piket.

“Sekolah dilarang menambah waktu libur selama periode Nataru di luar waktu libur semester dalam kalender pendidikan,” kata dia.

Di Kabupaten Semarang selama masa liburan, peserta didik cukup melaksanakan aktivitas libur di daerah sendiri.

“Meskipun libur sekolah, nanti tetap ada guru piket yang akan hadir di sekolah. Salah satu tugas mereka melaporkan keberadaan siswa dan tenaga pendidik yang tidak piket,” imbuhnya.

Kepala SD Negeri Bergas Lor 01 Akhmad Daelami mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario terkait masa liburan sekolah.

“Memang betul tidak boleh perjalanan ke luar kota. Kepala sekolah dan dua guru piket wajib mengetahui keberadaan tenaga pendidik lainnya. Bagi mereka yang bepergian ke luar kota, akan dikenakan sanksi teguran ringan hingga berat,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi