KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hasil Pengukuran Lahan Tahap Dua Diumumkan Agustus, Dana Kompensasi Warga Wadas Dibayarkan November

Hasil Pengukuran Lahan Tahap Dua Diumumkan Agustus, Dana Kompensasi Warga Wadas Dibayarkan November

Hasil Pengukuran Lahan Tahap Dua Diumumkan Agustus, Dana Kompensasi Warga Wadas Dibayarkan November

PURWOREJO – Proses pelaksanaan pengukuran bidang tanah, inventarisasi dan identifikasi tanam tumbuh serta bangunan tahap II di Wadas, Kabupaten Purworejo tuntas dilaksanakan pada 12-15 Juli lalu.

Kepala BPN Purworejo, Andri Kristanto, selalu Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Proyek Bendungan Bener menerangkan keseluruhan proses berjalan lancar bahkan melebihi perkiraan target.

Andri menerangkan, pada awalnya dia menargetkan 200 bidang dapat diukur dalam kegiatan selama 4 hari itu. Namun perkembangan di lapangan menunjukkan, puluhan warga Wadas yang semula kontra secara spontan meminta lahannya ikut diukur.

Bahkan, Waliyah, pimpinan kelompok Wadon Wadas yang awalnya kontra dengan pembebasan lahan warga, secara sukarela turut minta diukur lahannya.

“Pada awalnya saya pribadi memperkirakan 200 bidang dapat diukur. Tapi ada warga yang datang secara spontan minta ikut diukur. Akhirnya berkembang menjadi 264 bidang. Total ada penambahan 64 bidang,” kata Andri saat diwawancara Kamis (21/7).

Sejauh ini, kata dia, masih terdapat 49 bidang lahan warga yang belum diukur. Dirinya menghimbau warga pemilik lahan segera menghubungi P2T untuk dilakukan pengukuran.

“Untuk tim sewaktu-waktu siap dihubungi. Kalau bisa secepatnya,” tambahnya.

Dia menegaskan, usai proses pengukuran, tim P2T langsung memproses data yang dihimpun di lapangan pada Senin (18/7). Diperkirakan proses pengolahan data selesai dalam dua minggu.

“Selanjutnya hasil olah data diumumkan kepada warga terkait pada awal Agustus. Lalu ada proses penilaian dari Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) dan musyawarah. Hasil musyawarah itu nanti dilaporkan ke Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN). Kemudian dilakukan proses penaksiran jumlah kompensasi yang akan dibayarkan kepada warga,” kata dia.

Diperkirakan bila seluruh tahapan proses berjalan lancar, dana kompensasi untuk tanah, bangunan serta tanam tumbuh yang diukur pada tahap II akan dibayarkan pada bulan November mendatang.

Andri menambahkan, pihaknya amat mengapresiasi kerjasama semua pihak atas kelancaran proses pengukuran, identifikasi dan inventarisasi di Wadas.

Selama kegiatan, kata dia, warga memberikan respon positif atas kehadiran tim P2T di lapangan.

“Beberapa wartawan yang turun di lokasi juga mengetahui hal ini. Sejauh ini semua proses berjalan sesuai harapan dan diharapkan tuntas dalam beberapa bulan. Nanti dana untuk warga bisa secepatnya dibayarkan,” tandas Andri.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]