URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tri Yusanto menemukan jenazah di lokasi perkebunan kopi saat mencari jamur. Petugas segera berkoordinasi dan melakukan identifikasi, menyatakan bahwa mayat tersebut adalah laki-laki usia paruh baya. Penyebab kematian masih belum dapat dipastikan dan akan diketahui setelah dilakukan autopsi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendak Cari Jamur, Pria Ini Malah Temukan Mayat di Kebun Kopi

Hendak Cari Jamur, Pria Ini Malah Temukan Mayat di Kebun Kopi

Hendak Cari Jamur, Pria Ini Malah Temukan Mayat di Kebun Kopi

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Tri Yusanto (51), seorang warga Kabupaten Grobogan dibuat kaget sekaligus ketakutan saat mencari jamur di lokasi perkebunan kopi milik PTPN IX Afdeling Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang pada Senin (13/2/2023) sore. Alih-alih mendapatkan jamur buruannya, ia justru menemukan sesosok jenazah di tengah area perkebunan kopi.

Saat dimintai keterangan ia mengaku, niat awalnya memang mencari jamur untuk dikonsumsi. Di tengah cuaca yang saat itu turun hujan, ia melihat sesosok tubuh tergeletak di bawah tanaman kopi.

“Awalnya kaget, kehujanan kok diam saja di bawah pohon. Saya kira orang gila atau genderuwo, terus saya lari pulang ke kos karena takut,” ujarnya di lokasi kejadian, Senin (13/2/2023) malam.

Ia yang tinggal di sebuah rumah kos di kawasan Merakmati lalu menceritakan kejadian tersebut kepada tetangganya yang kemudian melaporkannya kepada petugas di Polsek Bawen. Petugas segera berkoordinasi dengan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Semarang untuk melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Kresnawan Hussein saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya segera memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan dan melakukan identifikasi.

“Mayat yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar paruh baya,” terangnya.

Mengenai penyebab kematian, ia menjelaskan belum dapat memastikan. Selain kondisi gelap, jenazah harus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi.

“Nanti setelah autopsi baru bisa diketahui penyebab pasti (kematiannya),” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga