KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendi Minta Baznas Kembali Bangun Kepercayaan Masyarakat

Hendi Minta Baznas Kembali Bangun Kepercayaan Masyarakat

Hendi Minta Baznas Kembali Bangun Kepercayaan Masyarakat

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melantik Pengurus Baznas Kota Semarang periode 2022-2017 yang dipimpin Arnaz Agung Andrarasmara di Balai Kota Semarang, Sabtu (16/7).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Baznas. Dirinya pun menekankan pentingya transparansi, keterbukaan, dan tepat sasaran dalam pengelolaan dana sesuai regulasi. Hal itu ditekannya pada kegiatan pelantikan Pimpinan Baznas Kota Semarang periode 2022 sampai 2027 beberapa waktu lalu.

Bertempat di Balaikota Semarang, dia pun menyinggung beberapa contoh kasus permasalahan pengelolaan dana sosial, dimana menurutnya sedikit banyak menggoyangkan semangat masyarakat dalam penyaluran zakat, infaq, maupun sedekah pada sebuah lembaga. Karena itu Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menegaskan jika transparansi menjadi kata kunci penting, yaitu dengan menjunjung semangat kerterbukaan.

“Zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Kota Semarang kemudian distribusinya ke mana saja. Harus tepat sasaran sesuai syariat Islam agar kita semua percaya dan berlomba-lomba memberikan zakat melalui Baznas Kota Semarang,” ujar Hendi pada kesempatan tersebut yang juga dihadiri secara langsung oleh Ketua Baznas RI Prof.H.Noor.

Hendi melanjutkan, dirinya pun terus mendukung ASN di lingkungan Pemerintah Kota Semarang untuk masing-masing dinas sebagian besar disalurkan ke Baznas Kota Semarang. “Ini pelan-pelan kita memberikan edukasi kepada masyarakat dan OPD supaya semua penyalurannya lewat Baznas, karena sebenarnya dinas yang mengumpulkan zakat itu juga bisa menyalurkan langsung pada masyarakat dan tidak masalah,” tuturnya.

Dirinya pun juga yakin pada pengurus baru Baznas tidak perlu adaptasi terlalu lama untuk bisa menggali sumber zakat terutama mendistribusikan kepada yang berhak. Ia menyampaikan bahwa potensi zakat bisa dikelola lebih banyak lagi di Semarang dengan terbuka dan dishare kepada masyarakat supaya masyarakat semakin percaya nantinya sumber zakatnya makin banyak.

Di sisi lain, Hendi memberikan apresiasi atas penyaluran dan pendistribusian bantuan berupa gerobak dorong Z Chicken dari Baznas Pusat kepada para pedagang usaha kecil yang tersebar di Kota Semarang. Hendi menyampaikan bahwa ini merupakan terobosan yang luar biasa dan gerakan produktif dari Baznas pusat untuk Kota Semarang.

“Dengan adanya Z Chicken yang dikemas dengan gaya yang keren merupakan salah satu gerakan modern yang pasti akan menaikkan nilai tawar sebuah usaha. Tadi juga sudah coba rasanya crunchy dan murah harganya 12.500 sudah dapat nasi dan ayam yang porsinya besar,” imbuhnya.

Hendi berpesan pada penerima manfaat untuk merawat dengan baik dan harus produktif. Kepada Baznas pusat, Hendi berpesan jika nantinya ada produk-produk lain, Kota Semarang siap untuk menerima program dan akan distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]