URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SB (42), seorang warga Semarang, ditangkap polisi setelah nekat mencopet penumpang angkutan umum jurusan Ungaran-Ambarawa. Peristiwa terjadi pada Kamis (03/10/2024) sekitar pukul 08.30 WIB ketika korban, Rodhiyah (41), sedang menuju RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Heroik! Sopir Prona di Ambarawa Gagalkan Aksi Pencopetan di Atas Angkutan Umum

Heroik! Sopir Prona di Ambarawa Gagalkan Aksi Pencopetan di Atas Angkutan Umum

Heroik! Sopir Prona di Ambarawa Gagalkan Aksi Pencopetan di Atas Angkutan Umum

Polisi menggiring pelaku pencopetan di atas angkutan umum menuju Mapolsek Ambarawa, Kamis (3/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Polisi menggiring pelaku pencopetan di atas angkutan umum menuju Mapolsek Ambarawa, Kamis (3/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | AMBARAWA – SB (42) seorang warga Kota Semarang harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, ia nekat mencopet seorang penumpang angkutan umum jurusan Ungaran-Ambarawa (prona).

Kronologinya, korban bernama Rodhiyah (41) warga Lingkungan Manggis, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang hendak berobat ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dengan naik prona dari ABC Bawen.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, dimana pelaku naik angkutan yang sama dari simpang tiga Bawen,” ungkap Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti, Kamis (3/10/2024).

Di dalam angkutan tersebut, posisi duduk pelaku berada di belakang korban. Sesampainya di Lingkungan Ngrengas Ambarawa, pelaku hendak turun dan membayar ongkos angkutan.

“Pelaku membayar ongkos angkutan dari arah belakang sopir menggunakan tangan kiri, sedangkan tangan kanan mengambil handphone korban dari dalam tas,” ujarnya.

Aksi pelaku ternyata disadari korban hingga akhirnya korban berteriak. Sopir prona dengan sigap langsung tancap gas agar pelaku tidak kabur. Sedangkan 2 penumpang lainnya membantu mengamankan pelaku di dalam angkutan.

“Melihat situasi lengang dan sudah mendekati Polsek Ambarawa, pelaku meloloskan diri dengan melompat dari dalam angkutan dan lari ke arah Sungai Panjang Ambarawa,” sambungnya.

Piket Polsek dan personel Satlantas yang berada di depan Mapolsek Ambarawa yang mendengar teriakan sopir prona langsung mengejar pelaku bersama warga di sungai Panjang. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap.

“Pelaku merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan baru keluar lapas,” urainya.

Barang bukti berupa satu unit handphone merek Oppo A17 milik telah diamankan di Mapolsek Ambarawa. Pelaku saat ini tengah dimintai keterangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. (win)

BACA JUGA :

Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar