URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Terjadi kecelakaan di Jalan Tol Km 464 yang melibatkan tiga mobil dari arah Semarang menuju Solo. Kecelakaan tersebut terjadi karena herbel jatuh dari salah satu truk.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hindari Herbel Jatuh, Rush Putih Alami Laka di Tol, Alhamdulillah Korban Selamat

Hindari Herbel Jatuh, Rush Putih Alami Laka di Tol, Alhamdulillah Korban Selamat

Hindari Herbel Jatuh, Rush Putih Alami Laka di Tol, Alhamdulillah Korban Selamat

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Terjadi kecelakaan di Jalan Tol Km 464 yang melibatkan tiga mobil dari arah Semarang menuju Solo. Kecelakaan tersebut terjadi karena herbel jatuh dari salah satu truk.

Kepada wartawan, Sopir Toyota Rush Dimas mengatakan kejadian sekitar pukul 24.00 WIB tersebut dirinya mengendarai mobil Toyota Rush warna putih berpelat nomor H 1106 QR.
Saat itu dirinya melaju dari arah Semarang menuju ke Solo.

“Awalnya tadi ada truk muatan herbel, lalu herbel tersebut jatuh menutupi jalan,” kata Dimas Kamis (22/12/2022).

Saat herbel jatuh, di depan Dimas ada beberapa mobil yang mengerem mendadak.

“Di depan saya ada mobil elf dan hiace, mereka semua ngerem mendadak dan tabrakan semua termasuk saya,” jelasnya.

“Truk yang ngangkut herbel tidak berhenti malah kabur,” tambahnya.

Mobil yang lain karena tidak terlalu parah rusaknya, langsung jalan kembali.

Sementara mobil yang Dimas kendarai mengalami kerusakan cukup parah yang mengakibatkan tidak bisa berjalan.

“Kalau mobil lain kan cuma fender saja jadi langsung jalan lagi, kalau mobil saya rusaknya cukup parah,” ungkapnya.

“Fender mobil saya pecah, lalu powersteringnya juga tidak bisa digunakan,” imbuhnya.
Sempat terjadi kemacetan saat kecelakaan tersebut.
Saat ini petugas PJR jalan tol masih melakukan evakuasi pemindahan herbel yang menutup jalan.

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved