URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Semarang Batang meresmikan hotel baru di Rest Area KM 379A Tol Batang–Semarang bersama Bupati Batang Faiz Kurniawan. Peresmian dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus membuka peluang ekonomi lokal. Hotel dioperasikan sebagai fasilitas istirahat tambahan bagi pelaku perjalanan jauh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hotel Baru Hadir di Rest Area KM 379A Tol Batang–Semarang, Tingkatkan Layanan bagi Pengguna Jalan Tol

Hotel Baru Hadir di Rest Area KM 379A Tol Batang–Semarang, Tingkatkan Layanan bagi Pengguna Jalan Tol

Hotel Baru Hadir di Rest Area KM 379A Tol Batang–Semarang, Tingkatkan Layanan bagi Pengguna Jalan Tol

Foto: Dokumen
featured-img

Semarang, 11 Desember 2025 – PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) meresmikan operasional hotel baru di Rest Area KM 379A Ruas Tol Batang–Semarang. Fasilitas penginapan ini menjadi yang pertama di kawasan tersebut dan diharapkan dapat memperkuat layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur tol trans-Jawa.

Peresmian dilakukan oleh Bupati Batang, Faiz Kurniawan, bersama jajaran direksi PT JSB. Dalam sambutannya, Direktur Utama PT JSB, Nasrullah, menjelaskan bahwa penambahan fasilitas penginapan ini merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Menurut Nasrullah, penyediaan ruang istirahat yang memadai menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan tol. “Kami terus berupaya memperkuat layanan dengan menghadirkan fasilitas yang representatif, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Rest Area KM 379A selama ini dikenal sebagai salah satu titik singgah strategis di jalur Batang–Semarang. Pada 2024, lokasi ini meraih penghargaan sebagai Rest Area Terbaik peringkat kedua tingkat nasional. Penilaian tersebut mencakup aspek kebersihan, kelengkapan sarana, kenyamanan pengunjung, hingga pengelolaan lingkungan.

Bupati Batang, Faiz Kurniawan, menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas penginapan di rest area tidak hanya berdampak pada pelayanan publik, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal. “Fasilitas ini memperluas ruang aktivitas ekonomi masyarakat sekitar sekaligus menambah pilihan bagi pengguna jalan yang membutuhkan tempat istirahat lebih optimal,” kata Faiz.

Rest Area KM 379A saat ini telah dilengkapi sejumlah layanan, antara lain area UMKM, pusat kuliner, SPBU, SPKLU, tempat ibadah, dan area parkir yang luas. Penambahan hotel melengkapi fungsi rest area sebagai lokasi singgah yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan alternatif bagi pelaku perjalanan jarak jauh.

PT Jasamarga Semarang Batang berharap pengembangan fasilitas ini dapat meningkatkan standar pelayanan jalan tol sekaligus memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara