URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Jelang Pilkada serentak pada 27 November 2024, kandidat bakal calon wali kota/wakil wali kota Salatiga mulai bermunculan, dengan nama Thomas Suyanto SE yang menjadi sorotan. Puluhan baliho besar miliknya mulai terpasang di berbagai lokasi di Salatiga, menandakan kehadirannya sebagai kandidat. Sebagai Wakil Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Tengah, Thomas menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi dalam Pilkada Salatiga dan mendapat dukungan dari partainya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ingin Memajukan Kota, Menginspirasi Thomas Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Salatiga 2024

Ingin Memajukan Kota, Menginspirasi Thomas Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Salatiga 2024

Ingin Memajukan Kota, Menginspirasi Thomas Maju Sebagai Bakal Calon Wali Kota Salatiga 2024

Thomas Suyanto SE.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Jelang Pilkada serentak 27 November 2024, kandidat bakal calon wali kota/ wakil wali kota Salatiga mulai bermunculan. Setelah sebelumnya ada nama Lukqman Hakim ( PKB) dan Diah Sunarsasi ( Demokrat) untuk kandidat calon wakil wali kota, kini muncul nama Thomas Suyanto SE.
Pantauan rasikafm.com sejak awal puasa lalu, Puluhan baliho ukuran besar dari mantan anggota DPRD Kabupaten Semarang 2 periode ini mulai menghiasi sejumlah lokasi di Salatiga. Ketika dikonfirmasi, Thomas yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua ( Waket) DPW Partai Nasdem Jawa Tengah ini menyatakan siap untuk berkompetisi di Pilkada Salatiga.

“ Sebagai warga Salatiga saya juga ingin memberikan sumbangsih untuk kota ini, salah satunya melalui Pilkada. Di jajaran internal partai juga memberikan dukungan kepada saya untuk maju di Pilkada,” ujar Thomas kepada Rasika FM saat di Hotel Front One Gosyen Rabu (24/4/2024).

Dikatakan Thomas, terkait dengan pencalonannnya ini, pihaknya sudah ada beberapa yang melakukan pendekatan kepada dirinya untuk berkolaborasi.Thomas juga berfikir realitis kandidat yang dipilih adalah calon wakil walikota.” Untuk partai pengusung, butuh proses dan komunikasi-komunikasi, sudah ada pembicaraan kesana,” imbuh pria ramah ini.

Thomas juga mengungkapkan keinginan untuk maju Pilkada juga didasari rasa memiliki terhadap Kota Salatiga. Apalagi sejak tahun 1983 dirinya kerap bermukim dikota Salatiga.

“Kita mengalir aja (jadi Wali Kota atau Wakil Wali Kota) nanti tergantung kesepakatan dengan mitra kualisi,” kata pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Nasdem Jateng.

Baliho Thomas Suyanto SE.bertebaran dibeberapa titik jalur utama di kota Salatiga

Sebagai pengusaha, saat ini Kota Salatiga sebagai kota kecil masih bisa bertumbuh dalam hal ekonomi dan pariwisatanya. Sebab Salatiga memiliki potensi wisata kuliner yang cukup banyak. Namun ada beberapa hal yang menjadi permasalahan, sehingga wisatawan kurang nyaman di Kota Salatiga.

“Ada pengamen yang banyak. Harus bisa ditata itu, itu salah satu contoh sederhana. Selain itu juga adanya banyak anak punk dari luar yang sering berada di Kota Salatiga,” terang Thomas.

Diakuinya, saat ini dirinya masih memantau dan menyiapkan mesin partai dan team internal Selain itu, juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai politik yang bakal menjadi mitra koalisi.

“Ini baru PDKT (pendekatan), nanti kalau memungkinkan pacaran dan kalau sudah deal dan sah akad nikah langsung gas pol berangkat bareng-bareng,” tutup Thomas.

Thomas Suyanto saat diwawancara Rasika FM

BACA JUGA :

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Pedagang daging sapi, bakso, sate, dan masakan Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga menggelar pertemuan di Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026), untuk membahas dampak mogok jualan pedagang daging akibat minimnya pasokan sapi dan tingginya harga daging. Kondisi tersebut menyebabkan stok daging menipis, sejumlah usaha kuliner mengurangi operasional bahkan tutup sementara, sehingga pemerintah mengusulkan intervensi pasokan dari daerah penghasil sapi melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Imbas Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Warno Akui Penjual Bakso Terdampak
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026