URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah meluncurkan maskot baru, Dedongo, untuk menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 27 November 2024. Maskot ini mengambil inspirasi dari Candi Gedongsongo, salah satu ikon pariwisata terkenal di wilayah Bumi Serasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inilah ‘Dedongo’, Maskot Pilkada Kabupaten Semarang 2024

Inilah ‘Dedongo’, Maskot Pilkada Kabupaten Semarang 2024

Inilah ‘Dedongo’, Maskot Pilkada Kabupaten Semarang 2024

KPU Kabupaten Semarang memperkenalkan Dedongo, maskot Pilkada Kabupaten Semarang 2024 berbentuk candi yang membawa paku dan kertas suara di Candi Gedongsongo, Bandungan, Selasa (30/4/2024) malam. Foto: win
KPU Kabupaten Semarang memperkenalkan Dedongo, maskot Pilkada Kabupaten Semarang 2024 berbentuk candi yang membawa paku dan kertas suara di Candi Gedongsongo, Bandungan, Selasa (30/4/2024) malam. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang meluncurkan maskot baru untuk menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024. Maskot ini bernama Dedongo, dengan penampilan seperti sebuah candi yang sedang membawa paku dan surat suara untuk dicoblos.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono mengatakan, bentuk maskot candi mengambil dari satu di antara ikon pariwisata terkenal di wilayah Bumi Serasi, yaitu Candi Gedongsongo. Dedongo juga merupakan akronim dari Di Gedong Songo.

“Filosofinya, nama Dedongo dalam bahasa jawa memiliki arti berdoa. Sehingga harapan kami proses Pilkada 2024 bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya saat peluncuran maskot dan jingle Pilkada Kabupaten Semarang 2024 di Candi Gedongsongo, Bandungan, Selasa (30/4/2024) malam.

Bambang menyebut melalui Dedongo pihaknya ingin menunjukkan rasa optimisme sekaligus harapan dan doa untuk kesuksesan penyelenggaraan Pilbup Semarang Tahun 2024. Komitmen untuk menyelenggarakan Pilbup Semarang Tahun 2024 sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang adil dan bermartabat dan meningkatnya partisipasi masyakarat Kabupaten Semarang pada Pilbup Semarang Tahun 2024.

“Harapannya Pilkada Kabupaten Semarang 2024 berjalan dengan aman, damai, ayem tentrem dan dapat menghasilkan pemimpin yang jujur dan adil untuk semua sehingga mampu membawa kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang,” harapnya.

Selain maskot, sebuah jingle atau lagu tentang ajakan mencoblos dengan judul ‘Gunakke Suarane’ juga diluncurkan oleh grup band dari KPU Kabupaten Semarang.

“Tujuannya untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam menggunakan hak suaranya,” ujarnya.

Setelah peluncuran kedua hal tersebut, lanjut Bambang, tahapan Pilkada 2024 selanjutnya yaitu pendaftaran penerimaan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga 2 Mei 2024. Seleksi berupa tes tertulis bagi pendaftar akan dilaksanakan pada 6-8 Mei dan wawancara pada 11-13 Mei.

“Penetapan dan pelantikan anggota PPK akan dilaksanakan pada 15-16 Mei,” jelasnya.

Ihwal target partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024, Bambang menambahkan pada pemilu serentak 2024 tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya mencapai 89,1 persen.

“Target kami paling tidak menyamai, dan harapannya bisa melebihi,” tandasnya. (win

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved