URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ponipah (59), warga Desa Tanjung, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (29/10/2024) pagi di dekat pohon jati yang tumbang. Insiden ini terjadi setelah hujan deras pada Senin malam, yang menyebabkan pohon di depan rumahnya tumbang dan merusak jaringan listrik, serta menghalangi sebagian jalan kampung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Innalillahi! Warga Bringin Meninggal Tersengat Listrik Saat Bersihkan Ranting Pohon

Innalillahi! Warga Bringin Meninggal Tersengat Listrik Saat Bersihkan Ranting Pohon

Innalillahi! Warga Bringin Meninggal Tersengat Listrik Saat Bersihkan Ranting Pohon

Petugas melakukan olah TKP di lokasi penemuan korban tersengat listrik, di Desa Tanjung, Bringin, Selasa (29/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Nasib nahas menimpa Ponipah (59) warga Desa Tanjung, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Ia ditemukan tak bernyawa di dekat pohon jati, Selasa (29/10/2024) pagi.

Kejadian bermula saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut pada Senin (28/10/2024) malam. Akibatnya, sebuah pohon jati yang berlokasi di depan rumah korban tumbang dan menimpa jaringan listrik. Pohon yang tumbang tersebut diketahui menutup sebagian jalan kampung.

“Tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, korban bersama salah seorang tetangga membersihkan ranting pohon. Setengah jam kemudian, tetangga menyudahi kegiatan bersih-bersih sementara korban melanjutkannya sendirian,” kata Kapolsek Bringin Iptu Sudaryono saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2024).

Lebih lanjut Sudaryono menuturkan, tak berapa lama adik kandung korban (saksi) datang dan menemukan korban tergeletak dengan posisi memegangi kabel pemancang tiang listrik. Melihat kakaknya diduga tersengat listrik, saksi mencoba menendang tangan korban agar terlepas dari kabel. Setelah terlepas, ternyata korban sudah tidak bernafas.

“Saksi kemudian berteriak minta tolong. Warga yang datang ke lokasi segera membawa korban masuk ke dalam rumah. Sementara perangkat desa yang mengetahui kejadian ini segera melaporkan kepada kami,” ungkapnya.

PLN Unit Bringin yang telah dihubungi segera memutus sementara aliran listrik di sekitar lokasi kejadian. Sedangkan Unit Inafis Polres Semarang bersama petugas Puskesmas Bringin yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menolak autopsi, sehingga jenazah diserahkan untuk dimakamkan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Kecelakaan tunggal sebuah bus Isuzu yang mengangkut rombongan wisata terjadi di KM 454+200 Tol Bawen–Salatiga, Kabupaten Semarang, Selasa (30/6/2026) pagi. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi, bus keluar jalur dan masuk ke parit sehingga menyebabkan dua penumpang meninggal dunia, dua lainnya luka-luka, serta kendaraan mengalami kerusakan.
Bus Pariwisata alami Laka Tunggal, 2 Penumpang Meninggal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi