RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jamin Pelaksanaan APBD 2025 Tak Salahi Aturan, Pemkab Semarang Tandatangani Pakta Integritas

Jamin Pelaksanaan APBD 2025 Tak Salahi Aturan, Pemkab Semarang Tandatangani Pakta Integritas

Jamin Pelaksanaan APBD 2025 Tak Salahi Aturan, Pemkab Semarang Tandatangani Pakta Integritas

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menandatangani pakta integritas pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (2/1/2025). Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengawali tahun kerja 2025 dengan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (2/1/2025).

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan pakta integritas penggunaan barang milik daerah, kepala desa sebagai pengelola keuangan desa untuk pelaksanaan APBDes, serta dokumen perjanjian kinerja perangkat daerah.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan, penandatanganan pakta integritas ini adalah komitmen penting untuk memastikan pelaksanaan APBD 2025 berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia meminta agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah desa juga menindaklanjuti langkah ini di tingkat masing-masing.

“Pelaksanaan APBD dan APBDes 2025 harus sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Ngesti.

Ia juga menekankan pentingnya pelaporan penggunaan anggaran yang berkesinambungan, dengan fokus pada penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pengendalian inflasi.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengingatkan, pakta integritas harus diimplementasikan dengan penuh tanggung jawab.

“Ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, tetapi komitmen nyata untuk melaksanakan APBD dan APBDes secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Bondan juga menekankan pentingnya perencanaan matang, khususnya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, seperti program pemberian makanan bergizi yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang, Rudibdo menyatakan, OPD harus segera melaksanakan kegiatan prioritas, seperti penanganan stunting, penurunan kemiskinan ekstrem, dan pengendalian inflasi, sesuai arahan kebijakan pusat dan provinsi. Intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah (PAD) menurutnya juga diperlukan tanpa melanggar peraturan.

“Orientasi pelaksanaan APBD bukan sekadar menghabiskan anggaran, tetapi berfokus pada hasil kinerja,” ujarnya.

Rudibdo memaparkan bahwa postur APBD Kabupaten Semarang 2025 mencapai Rp 2,69 triliun, turun Rp 84,66 miliar dibandingkan perubahan APBD 2024. Pendapatan daerah 2025 sebesar Rp 2,59 triliun, naik Rp 21,17 miliar dari tahun sebelumnya, sedangkan belanja daerah tercatat sebesar Rp 2,69 triliun.

“Untuk menutup defisit anggaran Rp 72,14 miliar, Pemkab Semarang mengandalkan sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya,” tambahnya. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran