URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menyambut Hari Bhayangkara Ke-76, yang diperingati setiap tanggal 1 Juli sekaligus sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat untuk menambah stok darah di PMI ditengah pandemi Covid-19, Polres Salatiga Polda Jateng menggelar bakti sosial donor darah bekerja sama dengan PMI Cabang Salatiga, di Pendopo Polres Salatiga pada hari Selasa tanggal 07/06/2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang HUT Bhayangkara, Polres Salatiga Ajak Wartawan Adakan Donor Darah

Jelang HUT Bhayangkara, Polres Salatiga Ajak Wartawan Adakan Donor Darah

Jelang HUT Bhayangkara, Polres Salatiga Ajak Wartawan Adakan Donor Darah

Menyambut Hari Bhayangkara Ke-76, yang diperingati setiap tanggal 1 Juli sekaligus sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat untuk menambah stok darah di PMI ditengah pandemi Covid-19, Polres Salatiga Polda Jateng menggelar bakti sosial donor darah bekerja sama dengan PMI Cabang Salatiga, di Pendopo Polres Salatiga pada hari Selasa tanggal 07/06/2022.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, menyampaikan apresiasi atas antusiasme anggotanya dan istansi terkait seperti jajaran TNI (Denpom IV , Batalyon Infanteri Raider 411, Korem 073 Makutarama, Kodim 0714 Salatiga), maupun masyarakat umum (ojek online, tukang becak , juru parkir, Wartawan dll), dengan menyumbangkan setetes darahnya dalam rangka menyambut Hari Bhayabgkara ke-76.

“Kegiatan donor darah ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-76, diikuti oleh keluarga besar Polres Salatiga, jajaran TNI dan masyarakat umum diharapkan dengan kegiatan bakti sosial donor darah ini dapat memberikan manfaat khususnya ketersediaan stok darah di PMI untuk Rumah Sakit yang membutuhkan di Kota Salatiga, ini merupakan visi kemanusiaan merupakan wujud kepedulian kita bersama untuk memberikan pengabdian pelayanan terbaik kepada masyarakat, tutur Kapolres Salatiga.

Sebelum pelaksanaan donor darah dilaksanakan pemeriksaan dengan menerapkan standar prosedur kesehatan protokol Covid-19, yakni setiap pendonor telebih dahulu dicek suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun, selanjutnya pengecekan HB darah, setiap pendonor mulai dari pendaftaran dan pengecekan kesehatan juga diatur sedemikian rupa, serta tetap mematuhi protokol kesehatan, jelas Penata Oktarinata, S.Kep PS. Kasi Dokkes Polres Salatiga.

Kapolres saat diwawancarai media

Ditemui saat pengecekan kegiatan donor darah di Pendopo Polres Salatiga, Kadinkes Salatiga selaku Ketua Dewan Pembina PMI Cabang Salatiga Ibu Siti Zuraidah, SKM, M.Kes mengucapkan ” Terima kasih kepada Polres Salatiga yang telah menyelenggarakan kegiatan donor darah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 76 ini dapat membantu ketersediaan stok darah di PMI Cabang Salatiga dan semoga polri khusunya Polres Salatiga semakin jaya ” jelas Siti Zuraidah.

Kepada awak media yang turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Salatiga menyampaikan terima kasih karena sudah bergabung dalam aksi kemanusiaan ini ,“Kegiatan Ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 dan wujud kepedulian Polri dalam visi kemanusiaan untuk memberikan pengabdian pelayanan terbaik kepada masyarakat” tutup AKBP Indra Mardiana,

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved