URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga memberikan insentif uang tunai senilai Rp1.732.000 kepada 154 modin di wilayah Kota Salatiga, Jawa Tengah, sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membantu masyarakat serta mendukung pemerintah di bidang keagamaan dan sosial.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Ratusan Modin di Salatiga Dapat Insentif

Jelang Lebaran, Ratusan Modin di Salatiga Dapat Insentif

Jelang Lebaran, Ratusan Modin di Salatiga Dapat Insentif

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan memberikan insentif kepada Modin di wilayah Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (18/3/2025). Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai wujud apresiasi telah membantu masyarakat dan turut serta membantu pemerintah dalam bidang keagamaan, kemasyarakatan, dan juga dalam menjaga toleransi, Pemkot Salatiga memberikan insentif uang tunai senilai Rp1.732.000 kepada 154 Modin di wilayah Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng). Secara simbolis pemberian insentif itu diberikan di Ruang Kaloka, Setda Salatiga,(18/3/2025).

“Nominal ini saya yakin tidak sebanding dengan jasa Bapak/Ibu, anggap kan ini sebagai tondo tresno dari Pemerintah Kota Salatiga, dengan harapan Bapak Ibu semakin bersemangat dalam membantu masyarakat,” kata Robby.

Robby menyebut, bahwa tugas modin merupakan tugas sosial yang memerlukan kompetensi tersendiri sehingga tugas sebagai modin ini merupakan tugas yang mulia.

Modin tidak hanya mengurus warga yang sedang berbahagia seperti saat mengurus administrasi pernikahan, namun juga mengurus warga yang berduka termasuk pengurusan jenazah dan tata pemakaman.

“Sehingga pekerjaan ini sangat mulia. Insya Allah menjadi catatan amal jariah bagi bapak ibu modin,” kata Robby.

Selain itu, menurut Robby, modin sejatinya merupakan pelopor kerukunan dan toleransi umat beragama di masyarakat. Pihaknya berharap peran ini terus dilaksanakan dengan baik.

“Mari kita pertahankan toleransi yang sudah terjalin ini sebagai bagian tak terpisahkan bagi masyarakat Kota Salatiga,” imbuhnya.

Robby juga berharap peserta Sarasehan Modin Kota Salatiga Tahun 2025 membantu pemerintah dalam menyebarluaskan peran Baznas. Sehingga semakin banyak umat muslim yang dibantu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kota Salatiga.

Peran Baznas cukup penting dalam membantu pemerintah untuk turut menanggulangi kemiskinan. Semakin banyak umat muslim yang menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas, maka semakin banyak masyarakat yang kurang mampu dapat dibantu.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon